Menuju New Normal, Wisata di Pasuruan Harus Terapkan Protokol Kesehatan

Sejumlah masyarakat tengah memadati area wisata air terjun Kakek Bodo di Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan sebelum pandemi.

Pasuruan, Bhirawa
Tempat wisata di Kabupaten Pasuruan menyatakan kesiapannya kembali buka dengan mematuhi protokol kesehatan new normal.

Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Gunawan Wicaksono menyatakan pihaknya sudah mengumpulkan semua pelaku wisata di Kabupaten Pasuruan. Mereka dikumpulkan untuk new normal dengan mematuhi protokol kesehatan anjuran pemerintah.

“Jadi prinsipnya, pelaku wisata kami kumpulkan untuk memberitahu SOP persiapan new normal,” ujar Gunawan Wicaksono, Selasa (16/6).

Sejak Maret 2020, sekitar 32 tempat wisata baik yang dikelola pemerintah daerah maupun swasta di wilayah di Kabupaten Pasuruan mematuhi imbauan pemerintah dan karena pengunjung sepi.
Dalam menuju new normal itu, ada 15 pelaku wisata sudah melayangkan surat kesiapan untuk kembali buka. Sedangkan untuk lainnya, juga sudah menyatakan siap namun secara lisan.

“Nantinya tim dari Disparbud bersama gugus tugas diterjunkan ke tempat-tempat wisata. Hal itu untuk memastikan benar-benar siap menerima pengunjung dengan menerapkan protokol kesehatan. Apabila sudah layak, kita laporkan ke Pak Bupati, selanjutnya kita nunggu edaran dari beliau (Pak Bupati),” kata Gunawan Wicaksono.

Saat ini, sejumlah tempat wisata yang dikelola pihak swasta di Pandaan dan Purwosari sudah buka. Menanggapi hal itu, Gunawan menyatakan sebagian besar tempat wisata di wilayahnya belum menerima pengunjung.

“Sudah ada yang membuka tempat wisatanya. Itu karena mereka sudah siap dengan protap kesehatan,” urai Gunawan Wicaksono. [hil]

Tags: