Meraih Gelar Doktor, Predikat Sangat Memuaskan

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Hadi Sulistyo akhirnya meraih gelar Doktor karena lulus dalam Ujian Terbuka Disertasi dalam bidang ilmu administasi dengan meraih predikat hasil sangat memuaskan, di Graha Wiyata, Universitas 17 Agustus Surabaya, Rabu (4/11).

Sebelumnya, dalam ujian disertasi yang dimulai pukul 10.00 Wib itu, terdapat tim penguji yaitu Rektor Untag 45 Dr. Mulyono Nugroho, Dekan Fisip Dr. Endro Tjahjono, MM, Promotor Prof Dr. V.Rudy Handoko, MS, dan Co Promotor Dr. Achluddin Ibnu Rochim, SH, MSi.

Sedangkan Anggota Tim Penguji seperti Prof. Dr. Bagong Suyanto, MSi (Unair), Prof. Dr. Arif Darmawan, S.U, Prof. Dr. Warsono, MS (Unesa), Dr. H.Zakariya, MS, MM, Prof. Dr. Made Warka, dan Prof. Dr. Amiartuti. Sementara tim penguji Akademik yaitu Dr. Rachmawati, Dr. Mukhrojin, dan Dr. Arini

Dr Ir Hadi Sulistyo MSi ini menyampaikan, dalam desertasinya mengangkat judul ‘Pemodelan Transformasi Kelembagaan Dana Bergulir UPK PNPM Mandiri Perdesaan (MPd) Pasca pengakhiran Program’.

“Judul ini saya angkat ada dua latar belakang. Secara pribadi, karena ingin memberikan kontribusi bagi kelembagaan yang mengelola dana bergulir UPK PNPM MPd. Dimana saya pernah terlibat langsung dalam program tersebut waktu bertugas di Dinas PMD Provinsi Jawa Timur,” akunya.

Secara faktual, dipaparkannya, Program Revolving Fund yang dikelola Lembaga eks PNPM MPd ini pada tahun 2014 saja memiliki asset 1,632 Triliun, dengan modal sosial 72.582 Pokmas serta Kelembagaan sebanyak 522 Lembaga di tingkat Kecamatan.

Paska pengakhiran dari hasil identifikasi masalah masih banyak multiinterpretasi dan permasalahan yang dihadapi seperti banyaknya temuan konflik/ dominasi pola bargain positioning antar pelaku daripada pertimbangan profesionalitas dan merit sistem, meningkatnya kolektibiltas, kegamangan legalitas, menurunnya ruh keberpihakan pada RTM/ pemberdayaan masyarakat, dan lain-lain.

“Permasalahan-permasalahan tersebut saya sajikan dalam 6 Aspek yaitu Filosofis, legalitas, kelembagaan, pengelolaan keuangan, SDM, dan perkembangan usaha,” jelasnya.

Dipaparkan juga, disertas ini juga melalui prosedur penelitian yang sudah teruji secara akademik untuk mengidentifikasi masalah secara faktual, melakukan komparasi model pengelolaan antar Lembaga, serta berdiskusi untuk melihat proyeksi bersama pembimbing maupun peneliti-peneliti yang banyak berkecimpung di topik tersebut.

“Akhirnya desertasi ini bisa menyajikan bagaimana formulasi model implementasi kelembagaan yang mengelola dana bergulir yang lebih baik,” katanya.

Hadi mengharapkan, formulasi model dalam desertasinya itu dapat memberikan sumbangsih selain pada ilmu pengetahuan, khususnya administrasi publik juga dapat menjadi alternatif rujukan baik untuk Lembaga yang sedang mengelola dana bergulir maupun pengambil kebijakan khususnya di tingkat Kabupaten untuk melestarikan dan meningkatkan kemanfaatan asset material maupun sosial yang dimiliki Lembaga Eks UPK PNPM MPd.

“Untuk lebih detail dan lengkapnya dipersilakan public mengakses desertasi saya di Universitas 17 Agustus Surabaya,” ujarnya. [rac]

Tags: