MGMP se-Provinsi Susun Soal USP-BKS

Ety Prawesti

Untuk Standarisasi Ujian
Surabaya, Bhirawa
Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandart Nasional (USBN) dikembalikan ke sekolah. Kebijakan ini merupakan salah satu dari empat pokok ‘Merdeka Belajar’ yang digaungkan Menteri Pendidikn dan Kebudayaan (Mendikbu), Nadiem Makariem.
Terkait perubahan ini, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Ety Prawesti menuturkan, pelaksanaan Ujian Satuan Pendidikan Berbasis Komputer dan Smartphone (USP-BKS) atau USBN di Jawa Timur hampir sama dengan tahun – tahun sebelumnya.
Namun, jika tahun lalu proporsi pembuatan soal 70% dari sekolah, dan 30% dari Mendikbud. Kali ini, untuk pembuatan kisi – kisi, butir soal, perakitan, penelaahan, pemaketan disusun Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) provinsi yang didampingi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Korwas Kab/Kota dan Helpdesk (Tim IT) dari Dindik Jatim. Untuk pembuatan aplikasi ujian Dindik Jatim juga bekerjasama dengan Institute Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
“USP-BKS digunakan sebagai instrumen bidang PPSMA untuk mengetahui capaian keberhasilan dan ketuntasan pembelajaran pada jenjang SMA se Jatim. Ujian dengan sistem ini juga sebagai upaya untuk menyeragamkan kualitas dan menghilangkan Disparitas antar daerah dan mempermudah kita dalam standarisasi,” ujar Ety.
Sedangkan untuk kelulusan peserta didik, Ety menambahkan hal itu yang menentukan dari satuan pendidikan sesuai dengan ketentuan komponen kelulusan. ”Hasil ujian langsung terkirim otomatis ke Dinas Pendidikan. Namun tidak untuk dipublikasikan,” urainya.
Rencananya, kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepala sekolah yang didampingi MGMP, MKKS dan Helpdesk akan mulai dilakukan hari ini, Senin (27/1).
Sementara itu, Kepala SMN 4 Surabaya, Muhammad Fadloli mengungkapkan, hingga kini pihaknya masih menunggu informasi dari MKKS SMA negeri se Surabaya terkait pola dalam ujian sekolah atau yang disebut USP-BKS. Petunjuk Teknis (Juknis) dan Pedoman Teknis (Domnis) sendiri sudah ia terima sejak beberapa hari yang lalu.
“Kami belum bisa memastikan. Kalau melihat model ujian tahun lalu Dindik Jatim sudah melangkah ke persiapan USP tahun ini. Mereka sudah menyiapkan tim MGMP se Jatim untuk penyusunan soal. Tapi kami belum mengetahui, apakah nanti untuk pembuatan soal diserahkan ke kami atau kami hanya tinggal melaksanakannya saja,” ujarnya.
Menurut Fadloli, jika penyusunan soal diberikan ke sekolah masing-masing tentu ada plus minus yang dialami. Tetapi jika melihat kemampuan sekolah masing – masing tentu akan berbeda dalam penyusunan soal. Pasalnya, pembuatan soal sendiri menggunakan parameter agar terstandarisasi. Sedangkan dari sisi ukuran kualitas sekolah tentu akan menghasilkan banyak ragam. ”Menyusun soal tak hanya menggunakan satu pola saja. Tapi juga bisa dua tiga atau empat bentuk. Karena setiap siswa tak boleh sama. Atau bisa saja kisi – kisi yang buat dari Kemdikbud atau Dinas Pendidikan dan sekolah tinggal menindaklanjuti,” paparnya.
Sehingga kebijakan apapun yang nantinya diambil satuan pendidikan dalam pelaksanaan USP-BKS akan dikoordinasikan dengan MKKS setiap kabupaten/kota. Kemungkikan dalam waktu dekat akan ada pertemuan dan koordinasi dengan MKKS SMA negeri di Surabaya.
“Karena ada informasi dari Dindik soal – soal sebelumnya bisa dimanfaatkan,” katanya.

Pembuatan Soal Mengacu pada Bank Soal MGMP
Hal yang sama juga dipersiapkan jenjang SMK di Jawa Timur. Diungkapkan Kabid SMK dindik Jatim, Suhartono tak ada perubahan Juknis meskipun ada perubahan dalam USBN. Kendati begitu, untuk pembuatan soal akan diserahkan sepenuhnya pada sekolah. Tetapi tetap mengacu pada kisi – kisi yang diberikan MGMP se Provinsi Jatim.
“MGMP akan menyusun soal untuk menjadi bank soal. Untuk pelaksanaannya akan diserahkan ke lembaga berdasarkan pada aturan Permendikbud tentang Ujian Nasional,” papar dia.
Terkiat pelaksanaan USP-BKS, untuk jenjang SMA sinkronisasi komputer akan dilakukan mulai tanggal 28 hingga 29 Februari. Sedangkan pelaksanaannya akan dilakukan pada tanggl 2 hingga 11 Maret. Sementara untuk pelaksanaan USP-BKS jenjang SMK akan mulai dilakukan pada tanggal 24 Februari. [ina]

Rate this article!
Tags: