MI At-Taqwa Bondowoso Harumkan Nama Baik se-Kemenag Jatim

Kepala MI At-Taqwa, Muhammad Zakariya, saat menerima penghargaan pada acara Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag, di MTsN 1 Traktakan Wonosari Bondowoso. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Bukan hal yang mudah untuk meraih sebuah penghargaan. Dimana, Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Taqwa Kabupaten Bondowoso harus bersaing dengan 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, dalam Lomba Inovasi Pengelolaan Madrasah (LIPM). Lomba tersebut dilaksanakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Tanggal 21 sampai 22 November 2019 kemarin.
Namun apa yang di dapat, (MI) At-taqwa Bondowoso berhasil mengharumkan nama baik Kabupaten Bondowoso. Pasalnya, madrasah ini mampu meraih penghargaan sebagai The Best Performance kategori Madrasah Religi, tingkat Jatim.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala MI At-Taqwa, Muhammad Zakariya, pada acara Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag, di MTsN 1 Traktakan Wonosari Bondowoso, Jumat (3/1/20).
Kepala MI At-Taqwa, Muhammad Zakariya mengatakan, bahwa ada beberapa tahapan penilaian dalam lomba ini. Yakni presentasi di Kanwil. Lalu kemudian menurutnya, Kemenag lagi mengupayakan Madrasah terus berinovasi. Sehingga diadakan lomba itu.
“Ada asesor yakni visitasi. Kemudian kita juga presentasi di Kanwil. Alhamdulillah MI At-Taqwa meraih kategori Madrasah Religi,” katanya .
Ustad Zaka-sapaan akrabnya menjelaskan, bahwa penilaian sendiri, selain kurikulum, juga dilakukan terhadap program di luar kurikulum yang berbasis keagamaan.
“Kegiatan di MI At-Taqwa yang di luar Kurikulum. Misalnya, anak-anak dibiasakan pelajaran Aqidatul Awam (kitan akidah), tasrifan (Amtsilatut Tasrif), pembiasaan jamaah, sholat Dhuha dan semacamnya,” jelasnya.
Lebih lanjut kata dia, untuk anak Kelas VI ada program mondok semalam, setiap tiga bulan sekali, di MI At-Taqwa. Namanya ‘Malam Ahwa’.
“‘Malam Ahwa’, merupakan singkatan dari Malam Amalan Ahlussunah wal Jamaah. Seperti amalan NU itu. Ada ratiban (rotibul haddad). Sholawatan, dan lain-lain. Ini mungkin yang menjadi nilai plus. Karena tak semua ada seperti itu. Mungkin hanya MI At-Taqwa,” terangnya.
Kepala MI At-taqwa itu berkomitmen, bahwa pihaknya akan terus mengembangkan hal-hal baik. Serta terus belajar sesuatu yang baru, yang juga tak kalah baiknya.
“Semoga penghargaan sebagai Madrasah Religi untuk MI At-Taqwa Bondowoso ini, membuat kami semakin semangat untuk berinovasi dan mengabdi kepada masyarakat, dan negeri kita,” harapnya.[san]

Tags: