MKP Angkat Staf Inspektorat Jadi Kadishutbun

5-kar-Bupati pelantikanKab Mojokerto, Bhirawa
Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (MKP) membuat gebrakan mengejutkan saat menggelar mutasi Pejabat di akhir tahun, Rabu (31/12). Seorang staf inspektorat diangkat menduduki jabatan eselon II sebagai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun). Pejabat yang beruntung itu yakni Mohamad Zaini yang dilantik Bupati MKP bersama 20 pejabat lainnya.
Perjalanan karir Mohamad Zaini sebelumnya memang sempat memilukan. Sebulan lalu, dia dilorot jabatannya oleh Bupati MKP dari Kepala Dinas PU Cipta Karya menjadi staf biasa di inspektorat Pemkab Mojokerto. ”Ternyata dia (Mohamad Zaini, red) menunjukkan kualitas yang baik meski saya tempatkan di staf. Makanya saya promosikan,” terang Bupati MKP kepada sejumlah wartawan usai pelantikan.
Di penghujung tahun 2014, Pemkab Mojokerto kembali menggelar mutasi pejabat eselon, yang digelar di Gedung Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto. 20 pejabat terdiri dari eselon II empat orang, eselon III  10 orang, serta eselon IV enam orang.
Pejabat eselon II yang terkena gerbong mutasi, diantaranya Didik Safiqo Hanim dari jabatan lama sebagai Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik. Mohamad Zaini dari jabatan lama sebagai Staf Inspektorat menjadi  Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Suharsono  jabatan lama Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, menjadi  Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja,
Didik Pancaning Argo dari  jabatan lama sebagai Kabid Operasional dan Peralatan Perbekalan Dinas PU Bina Marga, menjadi Kepala Dinas PU Pengairan. ”Sesuai dengan visi misi Pemkab Mojokerto yaitu Terwujudnya Kab Mojokerto yang mandiri, demokratis, adil, makmur dan bermartabat, maka seluruh penyelenggaraan pemerintahan dituntut mampu mengoptimalkan dan mendayagunakan seluruh potensi yang ada,” tambah Bupati MKP.
Menurut MKP, pelaksanaan tugas sebagai pimpinan SKPD sangat penting direalisasikan untuk mengantisipasi timbulnya permasalahan yang terjadi dan sangat dimungkinkan memiliki dimensi lintas sektor, lintas fungsi dan bahkan lintas bidang sehingga memerlukan penyelesaian melalui pendekatan multi approach.
Peningkatan kapasitas kelembagaan, kata MKP, pada Pemkab Mojokerto diwujudkan melalui penataan struktur organisasi, pengisian organisasi dengan sumber daya aparatur yang memiliki kapabilitas, integritas dan profesionalitas yang tinggi sehingga mampu melaksanakan tugas.
”Jabatan yang kita sandang pada prinsipnya bukanlah hak melainkan kepercayaan untuk menciptakan produktivitas organisasi secara optimal. Kepercayaan yang diberikan harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung jawab atas jabatan yang diamanahkan,” pungkas MKP dihadapan pejabat yang dilantik serta undangan yang hadir. [kar]

Keterangan Foto : Bupati Mojokerto MKP memberikan ucapan selamat usai proses mutasi pejabat, Rabu (31/12). [kariyadi/bhirawa]

Tags: