Moersid Gallery Antarkan Mahasiswa UK Petra Wakili Indonesia di Kompetisi Arsitektur Asia

Daniel mewakili Indonesia di ajang kompetisi Arsitektur tingkat Asia berkat karyanya Moersid Gallery.

Surabaya, Bhirawa
Moersid Gallery, salah satu karya Mahasiswa Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya sukses menembus kompetisi The 9th Asia Contest of The Architectural Rookie Award 2020 yang akan digelar di Nanjing, China pada 20 hingga 22 November 2020 secara Daring. Karya ini dibuat Daniel Richard. Alhasil, berkat karyanya itu ia menjadi perwakilan Indonesia di ajang bergengsi Asia.
“Puji Tuhan, karya saya mewakili Indonesia dalam kompetisi karya khusus mahasiswa Arsitektur tingkat satu hingga tiga dari berbagai negara yang ada di Asia,” ujar Daniel.
Dijelaskan Daniel, Moersid Gallery merupakan sebuah galeri yang didesain untuk mengingat seorang arsitek Indonesia yang bernama Adhi Moersid. Galeri tersebut terletak di jalan Balai Pemuda disamping bioskop Indra dengan luas kurang lebih 4000 M2.
“Moersid Gallery didesain untuk menjawab kebutuhan komunal, dimana area publik diturunkan untuk menghasilkan kualitas ruang yang intim dalam interaksi sosial seperti adanya area berkumpul, galeri temporer, serta kafe outdoor,” katanya.
Sementara itu, untuk Komposisinya, Daniel menuturkan, jika didesain untuk merepresentasikan karakter dari karya arsitektur Adhi Moersid, yang bersifat tradisional kontemporer dengan menggunakan cahaya alami untuk menghidupkan karakter ruang. Dengan begitu, proses desain dari Moersid Gallery menginterpretasikan karakter atau nilai yang dibawa dengan membuat sebuah gubahan massa berwarna.
“Gelap yang tidak mencolok namun didalamnya terdapat sumber cahaya skylight yang menembus void dari ruang galeri di lantai dua dimana cahaya itu, akan menerangi ruang komunal dibawahnya untuk merepresentasikan hubungan koneksi antara manusia dan penciptanya,” tambah Daniel.
Dengan desain ini, Daniel mencoba untuk merepresentasikan nilai karya Adhi Moersid kedalam bahasa arsitektur tradisional yang kontemporer. Daniel berharap, ia dapat berhasil menjadi juara di ajang Arsitektur Asia November 2020 mendatang.
“Meskipun lomba diadakan secara online, saya berharap prosesnya lancar. Saya hanya akan merapikan hasil penyampaian konsep arsitektur agar lebih tertata dan mudah dipahami oleh juri,” pungkas mahasiswa angkatan 2017 ini.
Dalam tingkat seleksi nasional Indonesia yang digelar beberapa waktu lalu (26 September 2020), Daniel harus bersaing dengan 49 peserta lainnya dari 17 Perguruan Tinggi di Indonesia. Hanya dua kontestan yang akan mewakili Indonesia besok kompetisi di China, salah satunya adalah Daniel dan ini menjadikannya juara dua dalam kompetisi seleksi nasional Indonesia ini.
Perlu diketahui, kompetisi The 9th Asia Contest of The Architectural Rookie Award 2020 merupakan gelaran dari Asia United Architecture Association atau asosiasi arsitektur Asia yang berlokasi di Osaka, Jepang. [ina]

Tags: