Mulai dari Peningkatan Capacity Building Pasukan Elit PLN, Hingga Bakti Sosial

Pukul gong tandai pembukaan konvensi PDKB 2019

Konvensi PDKB 2019
Surabaya, Bhirawa
Sebagai sarana untuk meningkatkan teamwork personil dan pengembangan kompetensi tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) se-Indonesia, PLN gelar acara bertajuk Konvensi PDKB 2019 di Malang, 13 -14 November. Mengusung tema “Bakti PDKB dengan SDM Unggul untuk Terangi Indonesia”, acara ini diikuti oleh 351 peserta yang terdiri dari 276 Tim PDKB Tegangan Menengah dan 75 Tim PDKB Tegangan Tinggi dan Ekstra Tinggi.
Dihadiri pula oleh Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat yang sekaligus Pembina PDKB, Haryanto W.S, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur, Bob Saril beserta jajarannya, serta General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara, Suroso. Pembukaan konvensi PDKB Tahun 2019 ditandai dengan pemukulan gong oleh Haryanto WS. “PLN terus bertumbuh, dan pertumbuhan ini harus diimbangi dengan jaminan keandalan, pembangkit, transmisi dan distribusi sehingga kepercayaan pelanggan kepada PLN akan semakin meningkat. Peran PDKB harus semakin berkembang dan mampu ambil bagian yang lebih besar dalam sisi operasi baik distribusi maupun transmisi,” jelas Haryanto WS .
Konvensi PDKB merupakan acara rutin yang diadakan setiap tahun dan diadakan pertama kali pada tahun 2000. Yang menarik dan berbeda dari kegiatan tahun ini ialah tak hanya berisi knowledge sharing dan capacity building melainkan serangkaian program bakti sosial. Mulai dari PLN Mengajar, perbaikan fasilitas umum, penanaman pohon, electrifying lifestyle, hingga program bantuan elektrifikasi untuk warga tidak mampu yang dikenal dengan One Man One Hope.
Pelaksanaan Konvensi PDKB ini dilaksanakan dengan maksud memberikan wadah bagi personil PDKB yang tersebar diseluruh Indonesia untuk:
a.Merefresh kembali semangat dan displin personil PDKB dalam menjalankan tugasnya
b.Mengupdate knowledge melalui kegiatan knowledge sharing yang akan diisi dengan materi dari pihak ekternal yang meliputi materi peralatan, penyelamatan dari ketinggian dari beberapa materi ekternal yang berkaitan erat dengan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan.
c.Mempererat tali silaturahmi dan kerja tim Tim PDKB atau yang kerap disebut pasukan elit PLN ini dikenalkan untuk pertama kalinya pada tanggal 10 November 1993 di Udiklat Semarang yang dikenal dengan Pencanangan Pelaksanaan PDKB di Indonesia oleh Dirjen Listrik dan Pengembangan Energi Prof. DR. Artono Arismunandar. Pencanangan tersebut didahului dengan terbitnya Keputusan Dirjen Listrik dan Pengembangan Energi Nomor: 71-12/40/600.1/1993 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan. PDKB berjumlah 84 Area yang tersebar dibawah Kantor Distribusi/Wilayah dan 23 Unit APP Jaringan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan kompetensi yang dapat menunjang pekerjaan di lapangan meningkat, dan keberadaan tim PDKB yang dapat menangani gangguan listrik tanpa padam ini dapat menjadi lebih populer di kalangan masyarakat di Kota Malang serta Jawa Timur. [ma]

Tags: