Naik Haji Tahun Ini

Foto Ilustrasi

Sebanyak 100 ribu jamaah asal Indonesia akan berkesempatan menunaikan ibadajh haji tahun (2022) ini. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi telah membuka pelaksanaan ibadah haji untuk jamaah dari seluruh dunia. Tetapi terbatas hanya sebanyak 1 juta jamaah. Hanya sekitar 40% dibanding kuota normal musim haji sebelum pandemi, (tahun 1440 H). Kawasan Arofah menjadi area kota paling padat di dunia pada setiap puncak musim haji (9 Dzulhijjah), mulai lepas dluhur hingga jelang maghrib.

Sebanyak 85% kuota haji (sebanyak 850 ribu jamaah) diberikan kepada muslim seluruh dunia. Masing-masing sesuai kuota negara. Biasanya, jamaah haji pada suasana normal diikuti 2,5 juta jamaah. Perkerumunan tak terhindarkan. Lazimnya seluruh jamaah ditampung dalam tenda besar secara berkelompok. Karena pandemi belum usai benar, maka prinsip hifdzun-nafs (perlindungan jiwa) menjadi konsekuensi pembatasan jumlah jamaah haji.

Pembatasan menjadi hak mutlak pemerintah Arab Saudi, sebagai negara lokasi pelaksanaan ritual haji. Pembukaan (lebih luas) pelaksanaan ibadah haji, membawa harapan kuota haji akan menjadi normal pada tahun (2023) depan. Berdasarkan catatan Saudi Expatriates, jumlah kuota haji internasional yang diberikan kepada Indonesia adalah yang terbesar dibanding negara-negara lainnya. Pakistan menempati urutan kedua negara dengan kuota jemaah haji terbanyak (81.132 orang).

Kuota haji, ditentukan secara “adil” berimbang dengan porsi 40%. Misalnya kuota normal haji Indonesia sebanyak 231 ribu jamaah. Maka porsi 40% menjadi sebanyak 92.400 jamaah calon haji reguler. Termasuk kuota jajaran pembimbing kelompok ibadah haji dan umroh. Selain kuota regular, masih terdapat kuota petugas haji daerah. Serta kuota jamaah haji khusus (bertarif sangat mahal) sebanyak 7.226 orang.

Kuota haji sebesar 15% (150 ribu jamaah) untuk Arab Saudi, sebenarnya bukan hanya diberikan perizinan untuk warga negara Arab Saudi. Melainkan akan diberikan kepada personel khusus VVIP (ulama, pejabat tertinggi negara, dan orang yang dianggap sangat berjasa level internasional) sebagai tamu khusus negara. Namun tak jarang, “undangan” haji dititipkan kepada tokoh negara muslim untuk memilih calon jamaah haji yang diundang. Tak terkecuali artis yang baru masuk Islam.

Selain pembatasan jumlah jamaah, haji tahun (1443 Hijriyah) ini, juga dibatasi yang berusia di bawah 65 tahun (per 8 Juli tahun 2022). Pertimbangannya, pandemi dan ke-rentan-an kesehatan. Juga telah vaksinasi komplet (kedua, dan booster). Serta masih ditambah vaksin (wajib) meningitis, dan vaksin influenza (tambahan). Pembatasan kuota, niscaya menyebabkan antrean haji akan semakin panjang.

Di Indonesia, haji regular paling cepat bisa berangkat setelah meng-antre (rata-rata) 30 tahun. Setiap propinsi memiliki waktu antrean berbeda. Propinsi Sulawesi menempati urutan paling panjang, sampai 44 tahun mendatang (untuk kabupaten Bantaeng). Tetapi sesuai jumlah penduduk muslim, Jawa Barat menempati jumlah jamaah calon haji paling banyak, disusul Jawa Timur.

Secara lex specialist, Indonesia memiliki payung hukum ke-haji-an, berupa Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah. Secara khusus disebutkan pembinaan aspek kesehatan. Dalam pasal 32 ayat (2), dinyatakan, “Menteri bertanggung jawab terhadap pembinaan kesehatan Jemaah Haji sebelum, selama, dan setelah melaksanakan Ibadah Haji.”

Ibadah haji tetap selalu dilaksanakan setiap tahun, tak pernah henti. Saat ini dua kota suci (Makkah, dan Madinah) telah terbuka. Shalat di depan Ka’bah, sudah Kembali dengan shaf rapat. Sehingga calon jamaah haji bisa melaksanakan shalat arba’in (berjamaah 40 waktu selama 8 hari) di masjid Nabawi di Madinah. Haji tahun ini lebih afdhal.

——— 000 ———

Rate this article!
Naik Haji Tahun Ini,5 / 5 ( 1votes )
Tags: