Nasib 20 Ribu Pelanggan PDAM Waiting List ‘Suram’

Dirut PDAM, Muhammad SEGresik, Bhirawa
Meski sudah menunggu hingga lima tahun, nasib sekitar 20 ribu pelanggan PDAM (Perusahaan Air Minum Daerah) Kab Gresik yang masuk daftar tunggu tak jelas. Sebab, hingga kini mereka belum mendapatkan kepastian kapan air bersih mengucur ke wilayahnya.
Menurut Ny Enis, salah satu pelanggan yang masuk daftar tunggu (waiting list) sejauh ini belum mendapat kepastian kapan air PDAM mengalir ke rumahnya. ”Belum ada kepastian mas, sampai kapan PDAM bisa melayani kebutuhan air bersih ke wilayah kami,” kata perempuan yang tinggal di  Perum Kembangan Rengency, Desa Kembangan, Kec Kebomas.
Ny Enis juga menegaskan, belum mengalirnya air PDAM ke wilayah Perum Kembangan Regency   mengakibatkan warga yang tinggal terpaksa mengkonsumsi air yang tak layak. Air berwarna kecokelatan yang dijual salah satu dusun di Desa Kembangan sangat tak layak  konsumsi.
Mengapa? Sebab, air yang berwarna kecokelatan selain baunya tak enak, bila dikonsumsi  seperti  dibuat  mandi di badan terasa gatal-gatal, dan mata pedih. Bahkan, menghasilkan bau badan tak enak.
Warga  di komplek Perumahan Kembangan Regency menagih janji Bupati Gresik, Ir Sambari Halim Radianto MSi akan mememenuhi kebutuhan air PDAM per tahun 2014. Dimana, warga di wilayah  perkotaan, semuanya akan dilayani  air bersih PDAM.
Sehingga Bupati menggandeng beberapa perusahaan air bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan air  warga Gresik. Diantaranya, kerjasama dengan PT Drupadi dan PT Jasa Tirta. ”Mana janji pak bupati. Jangan sampai melesetnya janji Pak Bupati ini menjadi bumerang ketika bupati kembali mencalonkan diri pada Pemilhan Bupati 2015 mendatang,” cetusnya.
Sementara itu, Dirut PDAM Gresik, Muhamad SE membenarkan, kalau masyarakat yang masuk waiting list PDAM dari kalangan rumah tangga (RT) mencapai 20 ribu pelanggan. Sedangkan untuk industri 250 pabrik dari total 1.800 pabrik yang ada di Kab Gresik.
”PDAM memastikan tak bisa melayani masyarakat yang masuk waiting  list PDAM tahun ini. Sebab, kekuatan air baku PDAM untuk menyuplai kebutuhan ke pelanggan masih minim, yakni 750 liter per detik. Air itu diambil PDAM dari sungai di Desa Krikilan, Kec Driyorejo yang dibeli dari Jasa Tirta. Terus terang, kami belum  bisa melayani mereka tahun ini,” kata Muhamad pasrah.
Muhamad mengaku meski tahun 2014 PDAM belum mampu melayani  20 ribu lebih waiting list pelanggan, namun PDAM akan menambah 6 ribu pelanggan yang sudah lama masuk waiting list. Pelanggan sebanyak itu disebar di tiga kecamatan, yaitu Kec Driyorejo, Cerme dan Manyar. Muhamad menjanjikan untuk 20 ribu pelanggan RT dan 250 industri yang masuk waiting list, dijadwalkan bisa terlayani air pada tahun 2016 mendatang. [eri]

Keterangan Foto : Dirut PDAM Gresik, Muhamad SE

Tags: