Natal sebagai Renungan Mendalam Peristiwa Besar

7-FOTO KAKI dar-bupati nyalakan lilinKab Madiun, Bhirawa
Perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 bagi Umat Kristani adalah sebuah momentum yang memiliki makna luas, yaitu dimensi vertikal sebagai momentum penyegaran dan wahana syukur dilandasi rasa iman kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang diaktualisasikan dalam kehidupan yang diliputi nuansa kadamaian dan kabahagiaan.
Di sisi lain perayaan Natal juga memiliki dimensi horisontal yaitu menguatkan rasa persaudaraan, toleransi, kepekaan dan solidaritas sosial serta rasa saling hormat menghormati. Perayaan Natal bagi Umat Kristiani adalah sebuah perenungan yang mendalam akan peristiwa besar yang menjadi tonggak bagi perjalanan Umat Kristiani.
Demikian sambutan Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos pada  perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 bersama PNS, TNI, POLRI Umat Kristiani Pemkab. Madiun di Pendapa Muda Graha Kab. Madiun, Selasa (6/1) yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Wakil Ketua DPRD, anggota Forpimda, Kepala SKPD, Camat, Karyawan/ti, TP PKK dan juga Dharma Wanita Persatuan Kab. Madiun yang jumlahnya mencapai kurang lebih 600 orang.
Dikatakan oleh Bupati Muhtarom, perayaan Natal 2014 merupakan pelajaran sangat berharga karena berada ditengah keberagaman, kemajemukan bangsa Indonesia dengan berbagai latar belakang suku, budaya, bahasa dan agama.
Hal ini merupakan keunikan kita di mata dunia internasional, bahwa dengan berbagai perbedaan namun kita tetap dalam satu filosofi yaitu Bhineka  Tunggal Ika. Kasih dan Damai Natal merupakan pendorong semangat untuk berbuat lebih baik lagi. Pererat tali persaudaraan, hormat menghormati serta memegang teguh persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menjelang tahun baru 2015, Bupati Muhtarom, mengajak kepada semua yang hadir bahwa apa yang telah kita perbuat di tahun 2014 semata-mata merupakan kenangan yang tak terlupakan, tetapi hendaklah kenangan itu kita jadikan sebagai cermin untuk menempuh dan memperbaiki segala kekurangan kita di tahun 2015.
Karena itu diharapkan agar kasih dan damai Natal dapat selalu hidup dalam setiap relung hati sanubari dengan selalu melakukan pertaubatan hati dan mewujudkan hidup damai dengan siapapun serta menghayati, bahwa kita adalah bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia, mendukung dan ambil bagian dalaam kegiatan sosial kemasyarakatan tanpa memandang latar belakang keturunan, suku, agama maupun golongan, mendukung terciptanya persatuan dan kesatuan umat beragama sebagai modal terwujudnya suasana kondusif ditengah masyarakat.
Pada kesempatan ini Bupati Madiun juga berkenan menyerahkan bantuan uang tunai  dan bantuan alat sekolah kepada 10 anak Panti Asuhan, yang didahului dengan penyalaan lilin Natal.  Panitia penyelenggara kegiatan Perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 bersama Pemkab. Madiun Agrim Churnia, S.Sos M.Si melaporkan, bahwa dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memperingati Hari-Hari Besar Agama sekaligus mempererat tali silaturahmi antar umat beragama.
Sedangkan hikmah perayaan Natal 2014 disampaikan oleh Pendeta Drs. Ndaru Prasongo, S.Si, dan Do’a Safaat disampaikan oleh Pastor Robertus Joko Prasetyo dari Paroki Santo Cornelius Madiun. [dar]

Keterangan foto. Bupati Madiun, Muhtarom, S.Sos menyalakan lilin. [sudarno/bhirawa]

Tags: