Ning Ema Serahkan Bantuan Sembako kepada PKL Jombang

Ema Umiyyatul Chusnah atau Ning Ema saat menyerahkan bantuan paket Sembako kepada para PKL yang tergabung dalam HPJ, Sabtu (25/09). [arif yulianto/bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Jombang, Ema Umiyyatul Chusnah atau Ning Ema menyerahkan bantuan paket Sembako berisi beras, gula, minyak goreng, dan telur kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kabupaten Jombang yang tergabung dalam Hiburan PKL Jombang (HPJ).

Penyerahan dilaksanakan di Dusun Kedungboto, Desa Jogoroto, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Sabtu (25/09). Ema Umiyyatul Chusnah berharap, paket Sembako yang diserahkan ini bisa meringankan para PKL di tengah pandemi Covid-19.

Selain memberikan bantuan paket Sembako, Ning Ema juga mengajak para PKL yang tergabung dalam HPJ untuk memanfaatkan aplikasi Telepon Seluler (Ponsel) dalam mengembangkan usahanya. Melalui upaya tersebut, diharapkan dapat membantu PKL menjangkau konsumen lebih luas.

“Semua orang hari ini pegang HP. Mari beralih ke peralatan canggih untuk memajukan usaha. Karena melalui HP kita bisa mendapatkan uang dengan unggahan produk usaha kita,” kata Ning Ema.

Menurut legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, pandemi Covid-19 yang belum diketahui berakhirnya, mengharuskan semua orang kreatif dan berfikir maju dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi modern yang salah satunya yakni, Hand Phone atau Telepon Seluler.

“Semua orang terdampak pandemi. Kita tidak bisa sambatan dengan nasib kita, kalau begini terus dan tidak merubah mindset, kita tidak akan maju. Karena kita semua belum tahu sampai kapan pandemi ini berlangsung,” beber Ning Ema

Masih menurut Ning Ema, berjualan secara online akan memudahkan pedagang, karena hampir semua barang sudah bisa ditawarkan secara online, termasuk bahan pangan hingga makanan jadi.

“Saat pandemi seperti ini, orang di rumah, sekarang kita mau beli apa-apa, tinggal menghubungi lalu pesanan datang, karena semua serba online,” ucap Anggota Komisi IV DPR-RI itu.

Dikatakan Ning Ema, berdagang secara online bisa dilakukan dari rumah dengan berbagai cara, seperti dengan memanfaatkan media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Cara lain dengan bergabung menjadi pengguna e-commerce.

Untuk itu, Ning Ema mengajak para PKL melakukan pelatihan aplikasi bisnis e-commerce untuk mempermudah pemasaran usaha dagangannya.

Ning Ema menyatakan no dirinya siap memfasilitasi pelatihan usaha produk olahan melalui program Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan menghadirkan narasumber yang ahli di bidangnya.

Ning Ema mencontohkan, pelatihan olahan daging dengan pembuatan cilok yang sehat berikut pengemasannya, dan sekaligus perizinannya. Setelah itu, hasilnya dipasarkan secara online dan lewat jaringannya dengan kemasan yang menarik.

“Saya siap memfasilitasi memberikan Bimtek bagi yang ingin maju. Sekarang harus mulai berproses beralih ke e-commerce atau melalui online,” ucap Ning Ema.

Ning Ema menuturkan, perubahan dengan memanfaatkan teknologi pintar merupakan bagian dari ikhtiar bersama di masa pandemi Covid-19 yang membatasi aktivitas untuk mencegah penyebaran Virus Corona yang saat ini masih mewabah.

“Sekarang harus berfikir positif dan berproses berubah. Itu bagian ikhtiar atau usaha bersama-sama menuju keberhasilan usaha di masa pandemi ini,” tandas Ning Ema.

Sementara itu, Pendamping HPJ, Faizzudin Fil Muntaqobat mengaku, kunjungan Ning Ema ke komunitas HPJ tersebut merupakan sebuah kehormatan bagi para PKL yang tergabung dalam HPJ.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas bantuan paket Sembako dari Ning Ema untuk para anggota HPJ. “Terima kasih atas perhatiannya yang luar biasa kepada kami yang terdampak pandemi. Semoga Ning Ema senantiasa diberikan kesehatan serta kelancaran dalam segala hal,” pungkas Faizzudin Fil Muntaqobat. [rif]

Tags: