Ning Lia: Tugas Orang Tua Ciptakan Kebersamaan sejak Dini

(Gelar Nobar dengan Siswa SD)
Surabaya, Bhirawa
Aktivis perempuan asli Wonocolo, Lia Istifhama atau yang kerap disapa ning Lia, mengadakan nonton bareng film edukasi dengan siswa SD Khadijah di bioskop CGV Marvell City, Surabaya pada Jumat (17/1/2020).
“Acara nobar ini dalam rangka tasyakuran kedua anak saya. Jadi sifatnya ingin mengajak anak saya lebih mencintai film lokal, terlebih film edukasi yang memiliki kesamaan dengan lingkungan belajarnya. Nah, kemudian ini juga sekaligus kesempatan membuat kesan indah bagi teman-teman anak saya terutama keluarga besar kelas 1 B dan 3 B, para guru, dan keluarga. Membangun kebersamaan antara anak dengan lingkungan sekolah mereka. Membangun kebersamaan sejak dini, itu merupakan tugas kita sebagai orang tua, bukan?,” ujar mantan Putri NU 2005 ini.
Lebih lanjut, Ning Lia juga menceritakan kesannya menonton film berjudul ‘Ayu Anak Titipan Surga’ yang diselenggarakannya bersama sekitar 170 tamu undangan.
“Banyak pesan moril dalam film ini. Baguslah mendidik anak untuk sopan dan mencintai keluarga serta teman sebaya mereka. Membuat mereka merasa nyaman di sekolah karena belajar di sekolah memiliki pengalaman-pengalaman unik,” tutur Ning Lia.
Dengan nonton film tersebut, menggugah kenangannya saat zaman sekolah dulu. “Jadi ingat zaman sekolah di SD Taquma. Dulu saya ikut pramuka, cukup aktif , ikut persami dan sebagainya. Kalau di rumah selalu berusaha menghafalkan morse dan isi buku saku. Saat itu tingkatan siaga, dan kemudian jadi penggalang. Luar biasa ikhtiar saya biar bisa jadi penggalang, saking pengene, kalau kata wong Suroboyo. Belajar nyumet (menyalakan) korek api, dan sebagainya. Berharap sekali bisa jadi penegak, pandega tapi ternyata gak keturutan karena ikut pramuka sampai SD saja,” ungkapnya.
Ika Harisah, Wali Kelas 1B yang saat itu turut mendampingi, menyampaikan apresiasinya pada film edukasi. “Bagus ini, biar siswa belajar untuk selalu jujur, berani, dan tidak culas atau curang”, jawabnya.
Senada dengannya, Indah Surya Putri, Wali Kelas 3 B, juga menyampaikan pendapatnya. “Selain pembentukan moral anak, film tersebut mengingatkan kita sebagai orang tua agar selalu peduli dengan peristiwa yang dialami anak kita,” tandasnya. (iib)

Tags: