Nomor HP Dibajak, Sanusi Lapor ke Polisi

Paslon Bupati Nomor Urut Satu HM Sanusi (kiri), yang nomor HP-nya dibajak oleh pelaku tidak dikenal. [cahyono]

Kabupaten Malang, Bhirawa
Calon Bupati Malang HM Sanusi terpaksa melapor ke Polres Malang karena HP nya di bajak orang yang tidak bertanggung jawab. Apalagi pelaku mengirimkan pesan hoax whatsaap dan SMS melalui no hp miliknya.
Pelaku pembajakan nomor HP tersebut, telah menulis pesan singkat melalui SMS dan WA, yang pesannya menagih hutang ke sejumlah nomor HP lainnya dengan kalimat kasar. “Kami sudah melaporkannya kasus pembajakan nomor HP saya ke Polres Malang,” kata HM Sanusi yang berpasangan dengan Gatot Subroto (SanDi) di Pilkada Kabupaten Malang, Minggu (18/10)
Ia menduga pembajakan pada nomor HP ini memang sengaja merusak atau mencemarkan namanya, karena ia mencalonkan Bupati Malang di Pilkada Kabupaten Malang 2020 ini.
Untuk itu, ia meminta warga Kabupaten Malang untuk mengabaikan pesan tersebut. Karena yang menagih utang dalam pesan itu bukan dirinya, tapi orang yang tidak dikenal.
Dan dirinya juga meminta maaf atas ketidaknyamanan pesan yang disampaikan oleh pelaku. “Kami pun juga mengintruksikan kepada asisten pribadinya, dan pengawal dirinya selaku Paslon Bupati Malang dari Polres Malang untuk melaporkan kasus tersebut,” tegasnya.
Yang jelas, masih dia katakan, bahwa pelaku pembajak nomor HP saya ini, akan dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena telah mencemarkan nama baik.
Meski begitu, dirinya mendoakan pelaku penyebaran pesan hoax tersebut, untuk dibuka hatinya dan dilapangkan rejekinya, serta juga tetap selalu terjaga kesehatannya.
“Setelah nomor HP saya dibajak, kini sudah kembali normal dan bisa menghubungi dan dihubungi. Karena id chip sudah diganti baru, sehingga pelaku tidak lagi bisa menbajak,” ujar Sanusi, yang kini sedang izin cuti sebagai Bupati Malang, karena mengikuti tahapan kampanye. [cyn]

Tags: