Nuansa Bali Warnai Pura Mandara Giri Lumajang

pura-mandara-giri-006Lumajang, Bhirawa
Suasana Bali akan ada di Lumajang dalam waktu dekat ini. Ini karena akan adanya gawe besar kaum Hindu. Upacara Tawur Labuh Gentuh, Panca Walikrama dan Pengusaban merupakan peradatan dari agama Hindu sedunia dilaksanakan di Kabupaten Lumajang. Agenda lima tahunan ini akan digelar mulai tanggal 12 Juni sampai 26 Juli 2014 mendatang.
Bertempat di tiga lokasi berbeda, yaitu Pura Mandara Giri Semeru Agung, Pantai Watu Pecak, dan Puncak Semeru. ”Upacara Tawur Labuh Gentuh, Walikrama dan Pengusaban juga dilakukan setiap tahunnya, akan tetapi agenda tahunan ini berbeda dengan agenda lima tahunan,” jelas Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Lumajang, Edy Sumianto, S. Ag.
Salah satu perbedaan ada pada jumlah hewan pengurbanan yang digunakan. Jika agenda tahunan hanya memakai satu ekor kerbau dan hanya dirayakan di Pura saja. ”Untuk Panca Walikrama yang diadakan lima tahunan, menggunakan 11 ekor kerbau dan dirayakan di 3 berbeda termasuk yang spesial di puncak gunung tertinggi di pulau Jawa, Semeru,” tambahnya.
Lebih lanjut, Edy Sumianto mengungkapkan upacara Tawur Labuh Gentuh, Panca Walikrama dan Pengusaban, akan dihadiri oleh umat Hindu dari beberapa daerah diIndonesia. ”Setidaknya umat Hindu dari 4 Provinsi akan menghadiri upacara akbar iniyaitu dari Bali, Jawa Timur, Lampung, dan Jawa Tengah,” tambahnya.
Pihaknya, lanjut Eddy sudah melaksanakan langkah-langkah antisipasi. ”Sistem giliran berdasarkan provinsi¬† akan menjadi langkah konkret,” tandasnya. Sehingga jalannya upacara dan jumlah massa yang mengikuti upacara dapat terkontrol dan dengan mudah dikendalikan. [yat]

Keterangan Foto : Pura Mandara Giri Agung Semeru yang terletak di Desa Senduro, Kecamatan Senduro, Lumajang.

Tags: