Operasi Yustisi Prokes Kembali Diintensifkan di Tulungagung

Masyarakat mulai abai terapkan prokes dan membuat jumlah pelanggar yang terjaring operasi yustisi prokes di Tulungagung kembali naik.

Tulungagung, Bhirawa
Melonjaknya kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 membuat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung mengintensifkan kembali operasi yustisi protokol kesehatan (prokes). Dari yang sebelumnya tiga kali seminggu kini menjadi lima kali seminggu.

Wakil Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tulungagung, Galih Nusantoro, Minggu (6/12), mengakui pengintensifan operasi yustisi prokes setelah kasus warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 melonjak dalam sepekan terakhir. Apalagi Tulungagung kembali masuk zona oranye penyebaran Covid-19. “Operasi yustisi yang jika sebelumnya hanya tiga kali dalam seminggu, sekarang diintensifkan lagi menjadi lima kali dalam seminggu,” ujarnya.

Selain itu, lanjut pejabat Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tulungagung ini, direncanakan pula untuk mengetatkan kembali pemberlakukan jam malam dan jam operasional pusat perbelanjaan. “Kami ketatkan kembali semuanya. Terlebih saat ini Tulungagung berada di zona orange, dan tingkat penularan atau rate of transmition (RT) mencapai di skor 2,03. Pengetatan ini, akan kami evaluasi 14 hari kedepan,” tuturnya.

Sebelumnya, Kabid Penegak Perda dan Perbup Satpol PP Kabupaten Tulungagung, Artista Nindya Putra, membenarkan jika saat ini operasi yustisi prokes yang dilakukan bersama kepolisian dan TNI kembali diintensifkan. Apalagi, masyarakat sudah mulai abai dengan penerapan prokes untuk mencegah penularan Covid-19.

“Dalam seminggu terakhir jumlah pelanggar yang terjaring operasi yustisi semakin meningkat. Jika biasanya dibawah 10 pelanggar, kini sudah lebih dari 15 pelanggar. Total pelanggar dari pertengahan September sampai akhir minggu kemarin berjumlah 1.121 orang,” bebernya.

Ia mengakui dimungkinkan saat ini warga mulai bosan dengan penerapan prokes. Padahal pandemi Covid-19 masih berlangsung dan jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 kembali meningkat. “Pada pelanggar prokes kami pun selalu mewanti-wanti agar mereka tetap menerapkan prokes dengan ketat,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto saat melakukan operasi yustisi prokes di depan Kantor Kecamatan Ngantru, Jumat (4/12) lalu, menyatakan pula akan menggiatkan operasi yustisi prokes untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Tulungagung. “Kami pun minta warga untuk taat pada instruksi bupati terkait jam malam. Dan saat ini memang ada usulan jam malam dimajukan lagi (dari dimulai pukul 23.00 WIB menjadi pukul 22.00 WIB). Namun ini masih dibahas,” ucapnya.[wed]

Tags: