PAN Sidoarjo Serahkan Mandat ke Bacabup Kelana Cari Pasangan

Bacabup Sidoarjo Kelana Aprilianto menerima surat mandat dari DPD PAN mencari pasangannya dan memanas mesin politiknya.achmad suprayogi/bhirawa

Sidoarjo, Bhirawa
Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo Kelana Aprilianto yang sangat optimis bakal maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sidoarjo, rencananya akan diberangkatkan dua partai besar. Yakni PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN).
Optimisme itu, muncul karena Kelana sebelumnya bertemu dan bersilaturrahmi dengan seluruh jajaran kader dan pengurus PDI Perjuangan Sidoarjo mulai ranting, PAC hingga DPC. Saat ini, juga bisa bertemu dengan seluruh kader dan pengurus DPD PAN Sidoarjo beserta para pengurua DPD Jatim dan DPP PAN yang dikemas dalam acara ‘Meet and Great’ Kelana Aprilianto dan Keluarga Besar PAN, Rabu (22/01/20) malam.
Dalam acara tersebut, politisi yang akrab dipanggil Mas Kelana ini mendapatkan mandat dari PAN. Warga asal Pasuruan ini mendapatkan Surat Tugas dari PAN untuk maju dalam Pilkada Sidoarjo sekaligus mencari Bacawabupnya serta memanasi mesin politiknya. “Siapa pun yang mendampinginya, Bupatinya tetap Mas Kelana. Saya akan berjuang bersama PAN dan bersama PDIP berjuang bersama-sama memenangkan Pilkada Sidoarjo. Koalisi dua partai ini (PDIP dan PAN), saya kira sudah cukup kursinya untuk maju Pilbup Sidoarjo,” kata Kelana Aprilianto dihadapan ratusan kader DPD PAN Sidoarjo.
Kelana yang juga Ketua DPD Hanura Jatim ini memaparkan di dalam surat tugas itu, dirinya mendapatkan mandat untuk mencari pasangan yang akan mendampingi dalam Pilkada Sidoarjo 23 September 2020 mendatang. Selain itu, terus berkonsolidasi memanaskan mesin politik. “Kalau pasanganya ya harus sejalan dengan keinginan masyarakat. Saat ini, saya yakin 90 persen (dapat rekom). Sekarang tinggal resmi saja. Surat rekom itu biasanya turun setelah sudah dapat pasangan,” imbuhnya.
Kelana menyebutkan ada sejumlah kreteria Bacawabup yang bakal mendampinginya. Diantaranya, pendampingnya harus mampu bekerja sama dan tidak harus dari kalangan birokrat (birokrasi). “Yang penting punya chemistry, bisa bekerjasama dan betul-betul bisa mengangkat suara. Nanti saya akan sowan ke para kiai dan lain-lainnya. Khususnya dari PDIP dan PAN serta jajaran Muhammadiyah,” tegasnya.
Baginya, sebelum deklarasi bersama PDI Perjuangan Sidoarjo dan PAN Sidoarjo dirinya mengaku sudah kerap turun ke masyarakat Sidoarjo. Hasilnya, kata Kelana masyarakat Sidoarjo menginginkan suatu perubahan bukan berkelanjutan. “Kami sudah turun, sebagian besar masyarakat Sidoarjo ingin perubahan, bukan dilanjutkan,” ungkapnya.
Bahkan Kelana mengaku sebelum deklarasi ini, dirinya sudah dipanggil Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Senin (21/1/20), Untuk membicarakan terkait pencalonannya sebagai Bupati Sidoarjo itu. “Insya Allah PAN fix bakal mendukung dan mengusung saya maju di Pilkada Sidoarjo,” tegasnya.
Diketahui, saat ini PAN memiliki 5 kursi di DPRD Sidoarjo. Sedangkan PDI Perjuangan memiliki 9 kursi di DPRD Sidoarjo. Jika koalisi PDI Perjuangan dan PAN bersatu, maka jumlah 14 kursi sudah lebih dari cukup untuk mengusung Kelana Aprilianto sebagai Cabup Sidoarjo dalam Pilkada 23 September 2020 mendatang. [ach]

Tags: