Pangdam Resmikan Pembangunan Perumahan Prajurit Yon Zipur

Pangdam V/Brawijaya Mayjen (TNI) R Wisnoe Prasetja Boedi, saat meletakan batu pertama atas diresmikan pembangunan perumahan prajurit Yon Zipur 5/ABW, di Desa Mangurenjo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

Kabupaten Malang, Bhirawa
Prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang bertugas di Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina (Yon Zipur 5/ABW), yang berada di Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, membangun perumahan yang nantinya diperuntukkan bagi prajurit yang bertugas di Yon Zepur tersebut. Sedangkan lokasi perumahan yang dibangun itu berada di Desa Mangurejo, Kecamatan Kepanjen, kabupaten setempat.
Menurut, Pangdam V/Brawijaya Mayjen (TNI) R Wisnoe Prasetja Boedi, Kamis (13/2), usai meletakan batu pertama atas dimulainya pembangunan perumahan bagi prajurit Yon Zipur 5/ABW, di Desa Mangurejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pembangunan perumahan yang diperuntukkan untuk anggota TNI AD, baru pertama kali perumahan tentara ini ada nama Residence atau lengkapnya perumahan tentara Arbhana Residence.
Rencananya, lanjut dia, pembangunan rumah tentara itu dibangun sebanyak 160 unit rumah. Sedangkan yang membangun perumahan prajurit Yon Zipur 5/ABW itu, yakni dari Arbhana Residence.
Sedangkan dengan terwujudnya pembangunan perumahan tentara tersebut, hal ini tidak terlepas dari kemauan para anggota Yon Zipur 5 Kepanjen. “Dari melihat namanya saja sudah ngeri, karena ini mungkin pertama kalinya perumahan tentara ada nama residence-nya. Karena tampilannya saja sudah meyakinkan,” kata dia.
Selain para anggota memiliki kemauan untuk memiliki rumah sendiri, masih dikatakan Pangdam, hal ini juga karena usaha yang keras Komandan Batalyon Yon (Danyon) Zipur 5/ABW Mayor (Czi) Slamet Riyadi. Sedangkan para anggota yang akan memiliki rumah itu, tentunya harus mengasur melalui koperasi dengan potong gaji yang diterima setiap bulannya.
“Mudah-mudahan pembangunan perumahan tentara di Kepanjen ini, nantinya sebagai embrio dan bisa dicontoh dengan kesatuan yang lainnya. Karena para prajurit yang baru dinas tiga atau empat tahun bisa punya rumah sendiri. Sebab, setiap orang pasti punya impian untuk memiliki rumah sendiri, termasuk para prajurit ini,” terang Wisnoe.
Ditempat yang sama, Danyon Zipur V/ABW Mayor Czi Slamet Riyadi juga menyampaikan, bahwa pembangunan perumahan Arbhana Residence ini merupakan hasil kerja keras semua pihak hingga dapat terwujud. Sehingga hal ini suatu kebanggaan bagi prajurit Yon Zipur karena dapat dilaksanakan pembangunan perumahan ini. Dan ini merupakan salah satu bentuk upaya Yon Zipur, yakni untuk memberikan kesempatan kepada prajurit bisa mendapatkan rumah non dinas yang terjangkau dan layak huni.
Nantinya, jelas dia, prajurit yang akan membeli rumah di Arbhana Residence tidak akan dikenai uang muka. Namun, dengan menggunakan dana wajib perumahan, yang sudah diatur dalam Pasal 28 H ayat 1 UUD 1945 yang mengamanatkan, Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, mendapatkan lingkungan baik dan sehat, serta memperoleh pelayanan kesehatan. “Dengan sudah di atur dalam pasal tersebut, maka prajurit TNI berhak untuk mendapatkan kesejahteraan,” tuturnya. [cyn]

Tags: