Pansus I DPRD Kabupaten Trenggalek Ungkap Kedatangan ART

DPRD Trenggalek, Bhirawa
Dalam upaya pembentukakan perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) Pansus I DPRD Kabupaten Trenggalek diminta oleh kelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Trenggalek terkait penataan pengelolaan ekosistem kars sesuai dengan kementrian Lingkungan Hidup (KLHK).

Usai hearing dengan ART Ketua Pansus I DPRD Kabupaten Trenggalek Sukarudin mengungkapkan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti surat dari ART sesuai dengan tuntutannya.

“Seperti halnya tadi terkait tindaklanjut surat dari ART yang meminta kaitannya dengan kars yang luasannya sekitar 53.506,67 untuk ditetapkan luasan ekosistem kars di Trenggalek sesuai dengan dokumen direktorat BPEE KLHK tahun 2018 sebagai instansi yang memiliki tupoksi penataan pengelolaan ekosistem kars,” ungkapnya.

Disinggung terkait penambangan, dan adanya tambak yang diduga ilegal, Sukarudin mengungkapkan bahwa itu bukan wewenang dari pansus I, namun pihaknya meminta kepada satpol- PP sebagai penegak perda untuk dilakukakan penegakan.

“Jadi apapun yang melanggar aturan yang mesti harus ditegakkan termasuk yang ada di dalam nya yaitu tambak ,” tuturnya.

Selain itu Ia menyebutkan sebagai wewenang Pansus I hanya sebatas membahas perdanya.

“Kaitannya dengan mekanismenya penegakan perda ada mekanismenya tersendiri. Pansus I hanya membahas pembentukan perda RTRW, seperti halnya ketetapan wilayah, contoh disini kawasan budidaya perikanan, di sebelah sini kawasan pariwisata, dan kawasan pelabuan,” tutupnya. [wek]

Tags: