Pappeda Bangkalan Gelar Workshop Desain Model

Bangkalan, Bhirawa
Bappeda Kabupaten Bangkalan, kemarin (19/5) menggelar workshop bertema: ‘Desain Model Organisasi masyarakat Yang produktif di Daerah Tertinggal’, di Aula Hotel Ningrat Bangkalan. Kegiatan yang diikuti seluruh ormas kepemudaan dan organisasi massa di kabupaten Bangkalan ini, menurut Ir. Tamar Jaya, Ka. Bappeda Kab. Bangkalan ditujukan untuk mencari format organisasi masyarakat yang produktif di kawasan tertinggal seperti di Kab. Bangkalan ini.
“Kabupaten Bangkalan merupakan salah satu diantara enam Kabupaten di Jawa Timur yang masuk dalam kategori tertinggal,” jelas Tamar. Oleh karenanya percepatan pembangunan daerah tertinggal ini merupakan tanggung jawab seluruh elemen pembangunan yang ada. “Bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja,” cetusnya.
Dari 183 kabupaten di indonesia ini, jelas bahwa kementerian daerah tertinggal tidak bisa bekerja sendirian. “Disamping kita juga tidak memiliki dinas-dinas di kabupaten/kota, kami juga tidak memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk pembangunan daerah tertinggal ini,” jelas Drs. Sugeng Riyono, Asisten Deputi Penguatan Ormas Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Masukan-masukan dari ormas dan organisasi sosial kemasyarakatan ini penting untuk diakses sebagai sebuah rekomendasi pembangunan daerah tertinggal dalam rencana aksi kedepan,” jelas Sugeng di depan para peserta Workshop kemarin. [dit]

Tags: