Pasca Banjir, Dipastikan SDN 1 Sempol Masuk Senin Ini

Usai bahu-membahu membersihkan SDN 1 Sempol, Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso. Kadisdikbud, H Harimas, Ketua Fraksi PKB, H Tohari dan Sugianto Korwil Kec Ijen foto bersama para relawan. [ihsan kholil]

Bondowoso, Bhirawa
Bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Ijen, Kabupaten Bondowoso beberapa waktu lalu. Salah satu bangunan juga ikut terdampak yakni Sekolah Dasar Negeri 1 Sempol.
Sekolah ini direndam lumpur setebal 40 cm. Akibatnya, aktivitas Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah ini diliburkan beberapa hari.
Namun, setelah petugas dan relawan membersihkan SDN ini, kini sudah mulai bersih dari lumpur. Dan dipastikan aktivitas PBM bisa berlangsung lagi mulai Hari Senin (3/2) ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, H Harimas mengatakan, sehari pasca kejadian banjir bandang, pihaknya telah bahu membahu membersihkan genangan lumpur di sekolah. Namun, semua dilakukan secara manual karena alat berat tidak bisa masuk ke halaman sekolah.
“Kami semuanya mulai dari para guru dibantu BPBD, relawan dari PCNU Bondowoso, Pramuka, semuanya, manual. Alhamdulillah, ini sudah berhasil dibersihkan. Tetapi masih ada beberapa peralatan elektronik yang tak bisa digunakan seperti komputer dan laptop sekolah, hal ini akibat kemasukan air,” paparnya.
Pada hari pertama masuk terlebih dahulu dilakukan penangangan psikis pelajar. Maka hari pertama akan dilakukan makan bersama dan penyampaian motivasi dari Dikbud maupun kecamatan. Bagi pelajar yang berbagai peralatan sekolahnya dan seragamnya yang turut hanyut karena banjir. Dikbud tengah mendata dan memastikan semua kebutuhan akan dipenuhi.
Harimas menjelaskan, ada beberapa bagian sekolah yang rusak juga akan diperbaiki. Seperti perpustakaan dan ruang Korwil.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Kecamatan Ijen, Sugianto mengatakan, di sekolah SD Negeri 1 Sempol ada 246 pelajar yang terpaksa diliburkan. Ada 55 pelajar diantaranya merupakan pelajar yang rumahnya mengalami rusak ringan hingga berat. Bahkan, peralatan sekolah dan seragamnya hanyut terbawa banjir. Mreka telah diminta data dan akan diberikan bantuan berupa peralatan sekolah dan seragam.
Akibat bencana banjir bandang di Kecamatan Ijen ini, Sugianto terpaksa menunda pelaksanaan try out untuk pelajar SDN Sempol, yang telah dijadwalkan pada awal Bulan Februari 2020 ini.
Ketua Fraksi PKB Bondowoso, H Tohari yang juga Kader Penggerak PCNU Bondowoso itu, ikut serta dalam proses pembersihan sekolah menjelaskan, selain mengirimkan relawan untuk membantu membersikan sekolah, pihaknya juga telah membuka Posko NU Peduli Ijen.
“Kami membuka Posko NU, sehingga nanti masyarakat yang ingin berpartisipasi, apakah itu berupa makanan dan sebagainya bisa berpartisipasi selama 24 jam penuh,,” katanya. [san]

Tags: