Pasca Bencana, DLHK Sidoarjo Siagakan 264 Petugas Pemantau

Para petugas sedang memindahkan tiang listrik yang roboh hingga mengganggu pengguna jalan. [achmad suprayogi/bhiawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Ratusan personel Polresta Sidoarjo, TNI, Satpol PP, Pemkab Sidoarjo, BPBD, Linmas, PLN, dan Forkopimka Krian melakukan kerja bakti bersama-sama, membersihkan sisa reruntuhan pohon, tiang listrik, kabel listrik yang berserakan dan membahayakan serta pembenahan beberapa atap bangunan yang rusak akibat angin putting beliung.
Akibat hujan dan angin putting beliung kemarin sore, ada sekitar 67 tiang listrik patah dan 11 tiang listrik miring, hingga pohon tumbang. Prosesi kerja bakti dipimpin langsung oleh Kapolsek Krian Kompol M. Kholil, yang mengatakan bahwa kerja bakti ini untuk membersihkan reruntuhan pohon, tiang listrik, kabel listrik dan beberapa atap bangunan yang berserakan di jalan dan mengganggu masyarakat.
“Setelah apel, personel gabungan langsung melakukan kerja bakti bersama, dan juga dibantu warga. Kegiatan ini juga sebagai wujud respon tanggap dan cepat Polresta Sidoarjo yang bersinergi dengan beberapa instansi terkait untuk penanganan bencana di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” katanya (6/1/20).
Upaya yang dilakukan yaitu, Tim BPBD Sidoarjo melakukan kaji cepat dan up date data kerusakan rumah serta memberikan bantuan material bangunan. Tim BPBD Sidoarjo memberikan bantuan berupa terpal 3 buah di Desa Bungurasih. Tim BPBD Sidoarjo melanjutkan pemotongan pohon,. Tim BPBD Sidoarjo melakukan koordinasi dengan Polsek setempat, PLN Sidoarjo untuk percepatan normalisasi listrik dan Koord DLHK terkait evakuasi pohon tumbang.
Kepala Bidang Pertamanan dan PJU dari DLHK Kabupaten Sidoarjo Ir Moch Rochjadi H, M.AP mengakatkan kalau pihaknya setiap hari selalu keliling melakukan perbaikan-perbaikan, jadi tiap hari pasti ada. Baik itu dari laporan warga/masyarakat maupun dari hasil pantauan tim PJU yang sudah kami siapkan.
“Di antaranya yang kami perbaiki adalah lampu pada satu titik, lampu padam satu panel dan kabel putus. Kerja tim PJU kami satu hari dua shift, dan satu tim terdiri dari 6 orang. Mereka terus keliling menjalankan tugasnya,” jelasnya Rochjadi.
Menurutnya, saat ini telah mensiagakan sebanyak 264 petugas. Mereka terbagi dalam Tim Satgas Pemantauan dan Penyikapan PJU. Satgas Pemantauan Pohon Lindung di Bahu, Median dan Pulau Jalan, termasuk juga terlibat dalam Tim Satgas Kepras penanganan pohon tumbang. “Tentang PJU kami sangat memberikan support kepada tim-tim dari PLN, khusunya PJU yang berdampak. Untuk di Barengkrajan Krian ada 2 panel dan 20 titik yang berdampak,” jelas Rochjadi.[ach]

Tags: