Pasca Bencana, Muspika Waru Pamekasan Pimpin Tanggap Darurat

Tanggap Darurat bencana tanah longsor di Desa Waru Timur dan Waru Barat, oleh TRC BPBD Pamekasan, besama personil TNI-Polri, ASN Kecamatan dan masyarakat.

Pamekasan, Bhirawa
Pasca bencana, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Waru, pimpin pelaksanaan tanggap darurat membersihkan lonsoran tanah yang menutupi badan jalan antara Desa Waru Barat dan Waru Timur, Kecamatan Waru, Pamekasan,
Normalisasi jalan antar Desa, pada Kamis (2/1) mengerahkan anggota Koramil, Mapolsek dan ASN Kecamatan Waru bersama masyarakat ini, mendapat dukungan anggota TRC BPBD Kabupaten Pamekasan.
Kepala BPBD Pamekasan, Akhmalul Firdaus, meninjau kegiatan pembersihan tanah tersebut. Bersama Tim dari Kabupaten melihat pagar beton Puskesmas Waru yang roboh diterjang air, termasuk Bengkel milik Pak Hadi, yang Kompresornya hanyut dibawa arus air bah.
Camat Waru, Mohammad Jasin mengatakan, Tanggap darurat yang dilaksanakan sejak pagi hari ini (Kamis, 2/1-2020) sudah dikordinasikan dengan semua pihak, baik BPBD, Danramil dan Kapolsek Waru, termasuk Kepala Desa Waru Barat dan Waru Timur.
Ia menjekaskan, pembersihan tanah akibat longsoran tebih karena curah hujan, pada Selasa malam (31/12) hingga dini hari, dikerahkan hampir 60 orang yang dikerjakan secara manual, menggunakan Cangkul, Sekop dan sebagainya.
“Diperkirakan sore ini. Jalan menghubungkan dua Desa tersebut sudah bisa dilalui. Ini berkat guyub kebersamaan dalam bergotong-royong. Kami berdoa, semoga tidak ada lagi rongsoran di wilayah ini,” ucap Jasin,
Mengenai berapa nilai kerugian, Camat Waru, dihubungi Harian Bhirawa via telepon, belum mengetahui secara kongrit. Kini pihaknya masih fokus pada tanggap darurat.
“Yang jelas, bencana akibat hujan dan angin kencang itu tidak menimbulkan korban jiwa. Soal kerugian akan kami kroscek agar supaya tidak kekeliruan,” tambahnya. [din]

Tags: