Pasca Dilantik, Kota Probolinggo Siap Kembangkan Otrad

Disaksikan Kepala Disdikpora Kota Probolinggo, Maskur, Ketua Umum KOTI Jatim Haris Ramadhan melantik Pengurus KOTI KOta Probolingggo yang diketuai oleh Didit Irwanto. okik abdul sholeh/bhirawa

Surabaya, Bhirawa
Komunitas Olahraga Tradisional Indonesia (KOTI) Kota Probolinggo memiliki komintmen untuk mengembangkan olahraga tradisional (Otrad) didaerahnya.
Ketua Umum KOTI Jatim, Haris Ramadhan saat melantik pengurus KOTI Kota Probolinggo berharap para pengurus terus mengembangkan otrad, selain untuk mendorong masyarakat berolahraga, juga untuk mengembang olahraga budaya asli Indonesia.
Selain itu Gubernur Jatim. Khofifah Indar Parawansa saat ini tengah menggelorakan Jatim Senang Bergerak (Jatim Seger). Program ini untuk membudayakan agar masyarakat gemar melakukan olahraga.
“Saya berharap pengurus KOTI Kota Probolinggo segera bekerja untuk mengembangkan olahraga tradisional. Setelah ini ada beberapa daerah yang sudah minta dilantik, salah satunya KOTI Kota Malang,” kata Haris usai pelantikan di Gedung Dispora Jatim, Sabtu (7/12).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Probolinggo, Maskur mendukung penuh pengembangan otrad, sebab Wali Kota Probolinggo Hadi Zaenal Abidin juga menginstruksikan agar otrad dikembangkan di seluruh Kota Probolinggo.
“Dengan wadah KOTI inilah kita akan mengembangkan olahraga tradisional. Ini juga amanah dari wali kota untuk mengembangkan olahraga tradisional,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, selai menggerakkan masyarakat untuk berolahraga, juga bertujuan untuk menggali bibit atlet terutama di kalangan pelajar hingga mahasiswa. Sebab otrad juga dilombakan di level nasional. “Kita akan menggali bibit atlet olahraga tradiosional,” katanya.
Sementara itu Ketua Umum KOTI Kota Probolinggo, Didit Irwanto mengatakan akan berupaya mengembangkan KOTI. “Sebenarnya kita sering menggelar lomba olahraga tradisional. Dengan adanya KOTI Kota Probolinggo maka pengurus akan bekerja untuk mengembangkan organisasi dan olahraga tradisional,” kata Didit yang juga menjabat sebagai Kabid Pemuda dan Olahraga Disdikpora Kota Probolinggo itu. [wwn]

Tags: