Paslon SanDi Menang Tipis di Pilkada Kabupaten Malang 2020

Paslon Nomor Urut 1 HM Sanusi Didik Gatot Subroto di Pilkada Kab Malang 2020 menang tipis. [cahyono/Bhirawa]

Hasil Lembaga Survei TerUKUR
Kab Malang, Bhirawa
Hasil survei dari ketiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati Malang yang dilakukan Lembaga Survei TerUKUR, yakni Paslon Nomor Urut 1 HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi), Nomor Urut 2 Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (SanDi), dan Paslon Nomor Urut 3 Heri Cahyono-Gunadi Handoko (Malang Jejeg), terkait kekuatan elektabilitas ketiga paslon masih unggul Paslon SanDi.

Sedangkan keunggulan Paslon SanDi, kata Direktur Lembaga Survei TerUKUR Hasan Ubaidillah, Minggu (29/11), kepada sejumlah wartawan, berdasarkan hasil survei yang kita lakukan pada tanggal 6-11 November 2020, telah menunjukkan jika

perolehan elektabilitas masing-masing paslon, seperti Paslon SanDi mendapatkan elektabilitas sebesar 54,4 persen, Paslon LaDub 30,3 persen, dan Paslon Nomor Urut 3 mendapatkan 7,6 persen, yang maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) Malang 2020 melalui jalur independen.

“Dari melihat hasil survei yang kita lakukan, maka Paslon SanDi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020, hasil suaranya unggul dari kedua rivalnya, tapi menang tipis,” terang dia.   

Hasan mengatakan, data survei yang dilakukan Lembaga Survei TerUKUR tersebut, diambil melalui tatap muka secara langsung dengan responden sebanyak 800 responden, yang tersebar secara proporsional di 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Sedangkan metode yang kita pakai yankni dengan menggunakan multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,4 persen dengan derajat kepercayaan 95 persen. Sehingga dengan menggunakan metode tersebut, maka tingkat keakurasiannya bisa dipertanggunjawabkan.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya (UB) Malang ini melanjutkan, untuk massa Nahdlatul Ulama (NU)terpecah dukungannya ketiga paslon. Sehingga hal itu telah menguntungkan Paslon SanDi, karena massa NU lebih banyak mendukung HM Sanusi-Didik Gatot Subroto. Seperti Paslon SanDi mendapatkan dukungan NU sebesar 52,5 persen, Paslon Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono memperoleh dukungan 34, 4 persen, dan Paslon Heri Cahyono-Gunadi Handoko hanya pemperoleh 7,0 persen. Sedangkan massa NU yang tidak menjawab terkait dukungan ketiga paslon 6,0 persen.

“Survei yang kita lakukan kepada ketiga Paslon Bupati Malang, tentunya pada Pilkada Kabupaten Malang 2020 akan dimenangkan Paslon Nomor Urut 1 HM Sanusi-Didik Gatot Subroto, meski kemenangannya sangat tipis,” ujar Hasan.  

Ditempat terpisah, Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Merah Putih Malang Yoyok mengatakan, melihat dari hasil survei elektabilitas ketiga Paslon Bupati Malang 2020 yang dilakukan beberapa lembaga survei, bahwa dari hasil survei tersebut Paslon Nomor Urut 1 HM Sanusi-Didik Gatot Subroto unggul tipis dari kedua rivalnya. Namun, jika dari hasil survei itu benar, maka Pilpub Malang kali ini akan rawan terjadi gugatan yang dilakukan paslon.

Ditegaskan, hasil perolehan suara di Pilkada Kabupaten Malang 2020, dengan hasil tipis, maka hal itu harus diwaspadai oleh masyarakat kabupaten setempat. Karena hasil kemenangan suara tipis akan rawan terjadi gesekan ditengah masyarakat atau antar pendukung paslon. “Namun, dirinya berharap hal tersebut jangan terjadi, mari kita tetap menjaga kerukunan dan jaga kondusifitas keamanan di Kabupaten Malang hingga penetapan hasil suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kabupaten Malang,” tandasnya. [cyn]

Tags: