Pastikan Pelaksanaan Vaksin, Wali Kota Kediri Tinjau Vaksinasi Wartawan

Wartawan Bhirawa Saat diVaksin

Kediri, Bhirawa.
Vaksinasi tahap 2 masih terus bergulir. Pada hari ini, Selasa (2/3) giliran pelayan publik yang diberikan vaksin Covid-19. Untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi ini berjalan lancar, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar meninjau langsung di 2 tempat yakni RS DKT Kota Kediri dan Ruang Kilisuci Balaikota Kediri.

Vaksinasi Covid-19 di Balaikota Kediri menyasar pejabat eselon 2 dan 3 di Sekretariat Daerah Kota Kediri yaitu sekretaris daerah, asisten, kepala bagian serta ASN dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan serta Bagian Umum dengan total sebanyak 200 orang. ASN dari dua bagian ini diprioritaskan karena berinteraksi dengan masyarakat dan memiliki mobilitas tinggi.

Selain itu, puluhan rekan media juga divaksin di Ruang Kilisuci. Sedangkan di RS DKT Kota Kediri ada sebanyak 395 orang terdiri dari Babinsa dan TNI AD yang menjadi pelayan publik.

“Dalam rangka mempercepat vaksinasi, alhamdulillah yang kita dahulukan seperti Babinsa ini soalnya juga termasuk pelayan publik. Kalau sudah tervaksinasi insyaAllah mereka bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. Karena Babinsa ini hubungannya dengan masyarakat, seperti membantu masyarakat Kota Kediri yang sedang isolasi mandiri di rumah, menjaga keamanan saat pemakaman pasien covid-19 dan lain sebagainya. Kalau para Babinsa ini sudah dibekali vaksin saya jadi lebih tenang dan mereka bisa lebih aman,” kata Wali Kota Kediri.

Vaksinasi tahap 2 ini berjalan lebih cepat dari waktu yang diprediksi. Abdullah Abu Bakar Wali Kota Kediri mengatakan dulu jumlah orang yang bisa disuntik vaksin hanya sedikit, namun di tahap kedua ini bisa jauh lebih banyak.

“Saat ini di tahap 2 yang divaksin yaitu pelayan publik, wartawan, pegawai pemda yang bertugas melayani masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama yang didahulukan. Walaupun begitu, juga belum semuanya bisa disuntik vaksin, karena memang jumlah vaksin yang datang masih 9 ribu vaksin sedangkan yang kita daftarkan ke pusat sebesar 16 ribu vaksin. Oleh karena itu yang didahulukan untuk diberi vaksin yaitu orang yang bermobilitas tinggi untuk melayani masyarakat, agar resiko tertular virus Covid-19 ini lebih sedikit.” tambahnya. [Van]

Tags: