Pastikan Tak Ada Penimbunan Jelang Nataru, Kapolres Batu Sidak Pasar Besar

Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK MH bersama Diskumdag dan DPRD melakukan sidak harga di Pasar Besar, Rabu (23/12)

Kota Batu,Bhirawa
Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK MH memastikan tidak ada penimbunan barang yang terjadi jelang Natal dan tahun baru 2021. Hal ini dipastikan setelah pihaknya melakukan sidak harga sembako di Pasar Besar Kota Batu, Rabu (23/12) pagi.

Diketahui sidak pasar kemarin dilakukan Kapolres Batu bersama Kepala Diskumdag Kota Batu dan Ketua DPRD setempat. Dan Kapolres memastikan tidak ada indikasi penimbunan barang setelah diketahui tingkat harga kebutuhan sembako di Pasar Besar Batu relatif stabil.

“Harga bahan pokok menjelang Nataru tahun ini di kota Batu, seperti beras, telor , tepung , sayur- mayur dan bumbu dapur masih stabil dan ketersediaan dipasar tercukupi, harga ayam potong juga stabil,” ujar Kapolres, Rabu (23/12).

Dengan temuan ini Kapolres berharap masyarakat tidak usah khawatir dan resah terkait ketersediaan sembako jelang tahun baru ini. Ia juga mengatakan bahwa kunjungannya ke tempat publik dalam hal ini pasar besar bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

Catur menghimbau kepada para pedagang dan pembeli di pasar untuk mematuhi protokol kesehatan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19, dimana saat ini di Kota Batu masih dalam zona oranye.

“Namun sewaktu- waktu Kota Batu juga bisa kembali menjadi zona merah apabila masyarakat tidak mematuhi protkes,” himbau Catur.

Kedatangan orang nomer satu di jajaran Kepolisian Kota Batu ini sempat mengagetkan para pedagang dan pembeli yang di Pasar Batu.

“Saya kaget ada banyak Polisi , eh ternyata menanyakan harga sembako dan meminta kita untuk tetap menggunakan masker dan cuci tangan serta jaga jarak,” ujar Arif, salah satu pedagang Pasar Batu.

Sementara, Kepala Diskumdag Kota Batu Eko Suhartono mengatakan bahwa kenaikan harga sembako yang terjadi di Kota Batu akibat dampak cuaca ekstrem. Kenaikan harga sembako yang terjadi antara lain, telur dari Rp 23 ribu per kilogram menjadi Rp26 ribu.

“Juga cabai rawit yang awalnya dari Rp 40 ribu per kilo naik menjadi Rp 46.000. Namun semua kenaikan yang terjadi masih dalam batas kewajaran,”ujar Eko.(nas)

Tags: