Patut Jadi Contoh Dinas Lain, Disperta Bondowoso Bangun Musala Swadaya

Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin saat meresmikan Musala Al-Ikhlas yang dibangun secara swada oleh Disperta. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Pembangunan musala secara swadaya oleh pejabat, staf, dan seluruh karyawan Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, patut menjadi contoh yang baik bagi dinas-dinas lain yang belum dibangun tempat beribadah.
Pembangunan musala itu direncanakan sejak tahun 2016 saat kondisi musala Disperta kurang representatif. Namun, berkat kegigihan seluruh jajaran pejabat, staf dan karyawan, akhirnya pembangunan musala tersebut bisa terselesaikan.
“Karena musala lama sudah tidak layak dipakai. Sebenarnya rencananya sejak 2016 saat Pak Karna. Sampai April 2019 baru terkumpul 25 juta. Alhamdulillah berkat kesungguhan membangun rumah Allah sekarang bisa selesai,” ungkap Dwi Wardana, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso.
Musala tersebut diberi nama ‘Musholla Al-Ikhlas, kata Dwi Wardana Karena pembiayaannya tidak sedikitpun membani seluruh karyawan Disperta. Seluruh keluarga besar Disperta tidak diwajibkan harus menyumbang dengan nominal tertentu, namun dengan seikhlasnya serta penuh ikhlas.
“Kami tidak menargetkan harus menyumbang berapa. Semua seikhlasnya,” terangnya.
Dinas Pertanian dan Peternakan Bondowoso membangun musala Al-Ikhlas tersebut, menghabiskan dana kurang lebih sebesar Rp 162 juta. Yang diresmikan oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin, Rabu (8/1).
Dengan pembangunan musala Al-Ikhlas tersebut, Bupati Bondowoso Drs KH. Salwa Arifin sangat mengapresiasi. Bahkan ia bangga, karena suluruh staf dan karyawan Disperta bisa melaksanakan salat berjamaah. Ia berharap dengan salat berjamaah yang dilakukan dapat menjadi perantara dimudahkannya segala pekerjaan Disperta.
“Saya apresiasi pembangunan musala secara swadaya ini. Saya bangga karena bisa melaksanakan shalat berjamaah. Semoga menjadi perantara dimudahkannya segala macam urusan. Semua pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik,” ucapnya.
Bupati Salwa pun berharap seluruh Kantor Dinas Kabupaten Bondowoso bisa membangun musala mengingat mayoritas karyawan beragama islam.
“Saya harapkan, Dinas yang belum ada tempat beribadahnya, untuk membangun tempat ibadah, mengingat mayoritas karyawan beragama islam,” pungkasnya. [san]

Tags: