PDAM Sidoarjo Hilangkan Kakus di Sungai

5-yoyok supriyanto-1Sidoarjo, Bhirawa
PDAM Delta Tirta Sidoarjo sedikit demi sedikit terus ikut menghilangkan tradisi masyarakat di wilayah Kab Sidoarjo yang masih membuang hajat di sungai. Ternyata masih ada yang memakai tradisi menggunakan kakus atau ”helikopter” sungai.
Maka itu, seiring dengan moment peringatan HUT PDAM Sidoarjo ke-36 pada 5 Juli 2014 mendatang. Beberapa hari lalu, pihak PDAM Sidoarjo membantu pembangunan jamban keluarga di Desa Barengkrajan, Kec Krian.
”Tujuan kita, agar masyarakat desa tak lagi membuang hajat di Sungai Pelayaran yang melintas di desa itu, sebab selama ini disana masih banyak kakus di pinggir sungai, apalagi sungai Pelayaran itu jadi bahan baku air PDAM,” ujar Humas PDAM Sidoarjo, Yoyok Supriyanto, Senin (30/6) kemarin.
Selain ingin agar masyarakat desa bisa hidup lebih bersih dan sehat dengan menggunakan jamban keluarga, maka tentu saja, pihaknya ingin agar kualitas air baku PDAM Sidoarjo di sungai itu, kondisi mutu dan kualitasnya menjadi terjaga. ”Untuk sementara kita membantu membangunkan tiga jamban keluarga, tahun depan secara bertahap akan terus kita bangunkan jamban keluarga lagi,” kata Yoyok.
Moment HUT PDAM Sidoarjo tahun ini, juga dimanfaatkan untuk melakukan sambang pada pelanggannya.  Salah satunya ke perumahan Sekardangan, Kec Sidoarjo. Sambang pelanggan di wilayah ini, karena pelanggannya sering mengeluh kalau air PDAM keruh. Setelah ditelusuri, ternyata disebabkan karena pipa distribusi di wilayah ini sudah keropos karena sudah lama.
”Karena pipa keropos, air PDAM bercampur dengan air-air lainnya, sehingga air jadi keruh, saat ini sudah dilakukan penggantian pipa, prosesnya rehabilitasinya sudah selesai 70persen,” jelas Yoyok. [ali]

Keterangan Foto : Humas PDAM Sidoarjo, Yoyok Supriyanto.

Tags: