Pedagang Ikan Minta Pemkab Bangun Kios Permanen

Istri Wakil Bupati Malang Hj Hena Subhan (kiri) saat membeli ikan di Pasar Ikan Bureng.

Istri Wakil Bupati Malang Hj Hena Subhan (kiri) saat membeli ikan di Pasar Ikan Bureng.

Kab Malang, Bhirawa
Pedagang Pasar Ikan Bureng, di wilayah Desa Bureng, Kec Gondanglegi, Kab Malang, meminta Pemkab Malang untuk memberikan bantuan berupa bangunan kios permanen. Karena bangunan lapak saat ini rawan roboh jika terjadi angin kencang. Sebab, bangunan yang ditempati puluhan pedagang ini terbuat dari bambu.
Menurut salah satu pedagang ikan Pasar Bureng, desa setempat M Sholeh, Minggu (11/1), kepada Bhirawa. Ia mengaku, jika Pemkab Malang melalui Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kab Malang juga sudah memberikan bantuan berupa tempat pendigin ikan (freezer), stereofoam box, meja, dan timbangan. ‘’Meski pedagang Pasar Ikan Bureng sudah mendapatkan bantuan dari DPK, namun pedagang masih berharap bantuan kembali diberikan Pemkab Malang berupa bangunan lapak permanen,’’ pintahnya.
Menurut Sholeh, permintaan pedagang untuk dibangunnya kios permanen, agar Pasar Ikan Bureng ini terlihat rapi. Sebab, selama ini Pasar Ikan Bureng menempati lahan dipinggir jalan raya diantara perbatasan Kec Kepanjen dan Kec Gondanglegi. Selain itu, pembeli ikan di Pasar Ikan Bureng ini tak hanya warga di sekitar kedua kecamatan itu, namun juga dari luar kota. Apalagi pada hari libur, pasar ikan ini selalu dipadati pembeli dari luar kota, diantaranya dari Pasuruan, Mojokerto, Kediri, Sidoarjo, dan Surabaya.
Sholeh juga menjelaskan, dagangan ikan yang dijual pedagang Pasar Ikan Bureng diperoleh dari Waduk Sengguruh, Desa Sengguruh, Kec Kepanjen, yang berada di aliran Sungai Brantas. ‘’Sedangkan ikan yang kita jual ini mayoritas ikan air tawar, seperti patin, nila, mujaer, dorang, wader, dan udang.  Kami sangat berharap, agar Pemkab Malang memperhatikan Pasar Ikan Bureng, yang selanjutnya bisa dijadikan tempat wisata kuliner ikan air tawar,’’ paparnya.
Sementara itu, hal yang sama juga dikatakan salah satu warga Desa Penarukan, Kec Kepanjen, Kab Malang, Suharti, juga berharap pada Pemkab Malang agar Pasar Ikan Bureng bisa dijadikan tempat wisata alternatif bagi warga Kab Malang. Sebab, di area pasar ikan itu terdapat embung atau tempat tadah hujan milik Pemkab Malang, sehingga itu bisa digunakan untuk wisata pancing ikan. ‘’Dengan potensi itu, maka secara otomatis akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi bagi warga di sekitar Pasar Ikan Bureng,’’ tuturnya.
Karena selama ini, lanjut dia, Pasar Ikan Bureng sebagai pasar alternatif warga di wilayah kedua kecamatan yakni Gondanglegi dan Kepanjen. Apalagi, ikan yang dijual di pasar ikan itu, selain harganya lebih murah jika dibandingkan di pasar-pasar tradisional lainnya, ikan yang dijual pedagang itu dalam kondisi segar. Sehingga hal itu membuat warga khususnya ibu-ibu lebih suka membeli ikan di Pasar Ikan Bureng. [cyn]

Tags: