Peduli Orang Kecil, Wali Kota Madiun Beri Perhatian 310 Satgas Kebersihan

Wali Kota Madiun, Maidi, saat memberikan arahan kepada 310 Satgas Kebersihan di Kota Madiun yang diberikan sembako dan makanan siap saji di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (24/10).[sudarno/bhirawa]

Kota Madiun, Bhirawa.
Perhatian Wali Kota Madiun Maidi kepada masyarakat kecil seakan tak pernah berkurang. Setelah kepada tukang becak, perhatian mantan Sekda Kota Madiun itu berlanjut kepada petugas kebersihan lingkungan. Sebanyak 310 Satgas Kebersihan dari tiga kecamatan itu diberikan sembako dan makanan siap saji di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (24/10).

Petugas yang kerap disebut tukang sampah itu memang jarang sekali tersentuh perhatian sebelumnya. ”Orang pengambil sampah itu mulia. Sekarang siapa yang mau pekerjaan ini kalau tidak sedang kepepet. Padahal kalau tidak ada mereka-mereka ini, bayangkan bagaimana lingkungan masyarakat,” kata Wali Kota.

Pekerjaan ini memang tidak banyak orang yang mau. Selain bergelut dengan sampah setiap hari, upah yang didapat juga tak seberapa. Tak heran, kebanyakan dari mereka sudah tua dan tidak banyak memiliki kesempatan untuk bekerja yang lain. Tapi keberadaannya masih sering dipandang sebelah mata. Bahkan, sering mendapatkan makian kalau pekerjaan tidak beres.

”Kalau mereka ini tidak mengambil sampah satu minggu saja, masyarakat pasti kelabakan. Buang sampah sendiri ke TPS mau kuat berapa hari. Pasti akhirnya butuh mereka yang mengambili sampah seperti mereka. Mereka ini punya peran penting tapi kurang mendapat perhatian,” ungkap Wali Kota.

Karenanya, Wali Kota berencana memberikan seragam dan menghias gerobak sampah mereka ke depan. Gerobak akan dicat warna-warni. Petugasnya juga pakai seragam. Hal itu senada dengan tukang becak. Program becak wisata sudah diluncurkan beberapa waktu lalu. Semua becak di Kota Madiun wajib bersih, indah, dan warna-warni. Pengayuhnya juga berseragam. Selain melayani jasa antar, mereka juga melayani wisatawan ke depan.

”Kita beri perhatian, kita beri sembako, seragam, dan alat kerjanya kita cat yang bagus biar mereka bangga. Hati para pengambil sampah ini harus kita besarkan. Kalau mereka sampai berhenti orang-orang bisa susah,”jelas Wali Kota.

Untuk diketahui bersama, pembagian sembako sengaja dibagi tiga seksi untuk menghindari kerumunan. Rinciannya, 107 Satgas Kebersihan dari Kecamatan Manguharjo, 100 Satgas Kebersihan dari Kecamatan Kartoharjo, dan 103 Satgas Kebersihan dari Kecamatan Taman.[dar]

Tags: