Pekan Ini 10 SMP/MTs Kota Batu Gelar PTM, Awal Pekan Depan 14 SMP Menyusul

Prokes ketat diterapkan dalam gelar PTM yang digelar di MTSN Kota Batu sejak awal pekan ini.

Kota Batu,Bhirawa.
Selama sepekan ini tercatat sudah ada 10 sekolah jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batu yang telah melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) secara bertahap. Setelah dilakukan evaluasi dan tidak ditemukan adanya kendala/ masalah maka jumlah sekolah ini akan ditambah. Direncanakan, Senin (13/9) akan ada tambahan 14 sekolah yang akan melaksanakan PTM.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu, Eny Rachyuningsih mengatakan bahwa dalam pekan ini pelaksanaan PTM di Kota Batu ada 10 sekolah yang sudah melaksanakannya. Dari pelaksanaan PTM ini tidak langsung 10 sekolah namun dilakukan bertahap.

“Untuk hari Senin (6/9) ada empat sekolah yang melaksanakan PTM, dilanjutkan Selasa (7/9) ada tambahan empat sekolah lagi, dan Rabu (8/9) dua sekolah. Jadi sekarang sudah ada 10 sekolah yang melaksanakan PTM,”jelas Eny, Jumat (10/9).

Dari catatan Dindik Kota Batu, kesepuluh sekolah yang sudah menggelar PTM antara lain, SMP Negeri 1, SMP Muhammadiyah 8, SMP As Salam, MTs Negeri, SMP Satap Gunungsari, SMP Satap Pesanggrahan, SMP Islam, SMP A Yani, SMP Immanuel, dan SMP PGRI 2.

Eny mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi atas pelaksanaan PTM selama sepekan ini. Dan setelah dipastikan tidak ada kendala ataupunm temuan pelajar yang terkonfirm Covid-19 maka pekan depan (mulai tanggal 13 September) akan ada ada tambahan 14 sekolah yang akan melaksanakan PTM.

“Jumlah ini akan terus bertambah dan kami akan pantau terus penerapan prokes sehingga PTM bisa berjalan lancar,” jelas Eny.

Ke depan, Eny juga akan mengusulkan pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar. Hal ini bertujuan untuk membentuk herd immunity dalam kelompok pelajar. Jika hal ini tercapai maka PTM bisa berlangsung di seluruh SMP dengan ketentuan tetap menerapkan prokes ketat.

Vaksinasi pelajar ini sudah dikoordinasikan Dindik bersama Dinkes Kota Batu. Namun prioritas utama penerima vaksin adalah pelajar SMA/ SMK. Namun ada juga beberapa sekolah SMP yang menggelar vaksin mandiri, dua di antaranya SMP Imanuel dan SMP Al-Izzah.(nas)

Tags: