Pekerjakan Penderita Disabilitas, Alfamidi Segera Bangun BLK

Salahsatu pekerja disabilitas di toko Alfamidi saat melayani konsumen.

Surabaya, Bhirawa
PT Midi Utama Indonesia Tbk. (Alfamidi) saat ini mulai fokus membantu penderita disabilitas untuk bisa memperoleh pekerjaan khususnya di semua toko Alfamidi yang ada di seluruh Indonesia.
Corporate Communication Manager Alfamidi, Arif L. Nursandi mengungkapkan untuk membatu para penderita disabilitas inilah Alfamidi akan segera membangun Balai Latihan Kerja (BLK) untuk membantu mereka menjadi siap kerja.
“Kami berharap BLK ini akan segera di buka di bulan April tahun ini dan akan dibuka dua BLK yakni di Jawa Timur dan Kalimantan. Satu BLK ini nantinya bisa menampung sekitar 50 anak penderita disabilitas dan mereka akan ditraining selama satu bulan sebelum mereka kerja di toko Alfamidi di seluruh Indonesia. Nantinya mereka akan di perkuat mentalnya saat menghadapi para konsumen Alfamidi,” terangnya, Rabu (19/2).
Arif menambahkan hak yang didapatkan mereka baik mulai jenjang karir hingga gaji semua sama dengan anak-anak yang sudah bekerja di Alfamidi. “Jadi tidak ada kesenjangan sosial, semua haknya diberikan sama seperti karyawan yang lainnya,” ujar Arif.
Bahkan menurut Arif, penderita disabilitas yang sudah bekerja di Alfamidi ini semangatnya sungguh luar biasa. “Kami ingin mereka ini tidak disampingkan karena mereka memiliki kekurangan fisiknya, sementara semangat kerja mereka bisa melebihi mereka yang memiliki fisik normal. Dan seharusnya mereka ini bisa menjadi contoh bagi mereka,” jelasnya.
Untuk itulah Alfamidi fokus memberikan ruang bekerja bagi para disabilitas ini agar saat mereka lulus sekolah ini sudah ada tujuan ingin bekerja dimana. “Salahsatunya kerja di toko Alfamidi, kami ingin memberikan ruang kepada mereka agar mereka memiliki semangat dan kesempatan,” tandas Arif.
Sementara itu untuk membangun BLK ini Alfamidi menggunakan dana donasi konsumen yang sudah terkumpul. Secara Nasional donasi konsumen ini terkumpul Rp700 juta sampai Rp800 juta perbulan. Dan untuk mengelola BLK ini Alfamidi juga bekerjasama dengan Komunitas Pecinta Disabilitas.
“Komunitas dan petugas dari Alfamidi ini nanti yang akan mengajari mereka, sedangkan training ini tidak hanya diperuntukkan bagi Alfamidi saja. Apabila nanti ada perusahaan luar yang membutuhkan tenaga mereka kami persilahkan, namun mereka diwajibkan menganti biaya training saja,” kata Arif.
Alfamidi berharap hingga akhir tahun ini ada 20 BLK, dengan donasi April, Mei, Juni dengan donasi Rp700 juta sampai Rp800 juta ini bisa mendirikan lima BLK. [riq]

Tags: