Pelaksanaan Lelang Jabatan Eselon II Pemkab Tulungagung Terapkan Prokes Ketat

Arief Boediono

Pemkab Tulungagung, Bhirawa
Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Tulungagung memastikan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat saat pelaksanaan seleksi berlangsung. Apalagi jumlah peserta lelang jabatan tersebut relatif cukup banyak, yakni mencapai 23 orang.

Sekretaris Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tulungagung, Arief Boediono, Minggu (8/11), mengungkapkan penerapan prokes secara ketat bakal dilakukan utamanya saat seleksi kompetensi bidang atau teknis.

“Protokol kesehatan kami terapkan selama proses seleksi berlangsung. Semua peserta wajib menggunakan masker dan face shield (pelindung wajah) ketika mengikuti seleksi kompetensi bidang selain nantinya juga jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” ujarnya.

Menurut Arief Boediono penerapan prokes ketat ini sama dengan saat pelaksanaan ujian seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS tahun 2019 belum lama ini.

Dan rencananya, pelaksanaan seleksi kompetensi bidang untuk seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Tulungagung ini bakal diselenggarakan pada Senin (16/11) sampai Selasa (17/11) pekan depan di salah satu ruang di hotel ternama di Kota Tulungagung.

Arief Boediono yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tulungagung selanjutnya mengakui lelang jabatan kali ini diikuti peserta yang cukup banyak. “Ada 23 orang yang mendaftar dan lulus administrasi. Di antara mereka juga ada yang mendaftar di dua jabatan,” paparnya.

Pria berkumis ini pun membeberkan tidak ada pendaftar lelang jabatan yang berasal dari luar Pemkab Tulungagung. Semua peserta merupakan ASN lingkup Pemkab Tulungagung.

Sementara itu, dalam pengumuman hasil seleksi administrasi yang dinyatakan lulus untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang kemarin, dari tujuh jabatan eselon II yang dilelang, satu jabatan di antaranya menjadi favorit peserta dalam bersaing untuk mendudukinya. Jabatan tersebut adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Jumlah peserta seleksi yang bersaing di jabatan tersebut sebanyak 10 orang.

Sedang di jabatan-jabatan lainnya tidak sebanyak itu. Bahkan untuk jabatan Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP dan Sekretaris DPRD Tulungagung masing-masing hanya diikuti hanya tiga peserta.

Seperti diketahui, Pansel Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Tulungagung beberapa waktu lalu telah mengumumkan pembukaan pendaftara untuk menduduki tujuh jabatan eselon II.

Ketujuh jabatan tersebut adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Satpol PP dan Sekretaris DPRD. [wed]

Tags: