Pelaku Ekonomi di Sidoarjo Harus Bangkit dan Terbebas Covid-19

Dinkes Sidoarjo dan Dekesda melakukan sosialisasi kepada pelaku ekonomi di pasar Larangan untuk bangkit dan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Seniman di Kabupaten Sidoarjo yang tergabung dalam Dewan Kesenian Sidoarjo (Dekesda), juga ikut memotivasi para pelaku ekonomi di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Tepatnya mereka yang ada di pasar tradisionl Larangan, Kec Candi. Meski saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan ekonomi mereka motivasi supaya harus tetap terus berjalan dan tidak boleh berhenti.

Ketua Dekesda, Ali Aspandi, mengutarakan, meski sebagai seniman, pihaknya juga harus punya peranan atau kontribusi sekecil apapun kepada daerah, dalam ikut membantu menanggulangi dampak-dampak dari wabah Covid-19 seperti saat ini.

Sosialisasi yang Sabtu (5/12) akhir pekan lalu, dilakukan di lokasi parkir pasar tradisional pasar Larangan itu, kata Ali, juga kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo dan Dinas Perindag Kab Sidoarjo sebagai OPD yang membawahi UPT pasar tradisional Larangan.

Dari pihak Dekesda mengambil tema ‘seniman jingkat ekonomi menggeliat’. Para seniman tari dari sanggar tari KDS sempat melakukan gerakan tari massal, untuk menghibur para pelaku ekonomi dan pengunjung pasar.

Menurut Ali, dari tampilan tari yang disuguhkan tersebut, diharapkan akan bisa sebagai penghibur dan penyemangat kepada masyarakat dan pelaku ekonomi, kalau kegiatan ekonomi di wilayah Kab Sidoarjo harus tetap berjalan dan tidak boleh berhenti.[kus]

Tags: