Pelamar Polri Serbu Dispendukcapil Sidoarjo

Sidoarjo, Bhirawa
Pelamar Polri dari Kab Sidoarjo dalam empat hari pekan lalu yakni Selasa (1/4) hingga Jum at (4/4), telah menyerbu Kantor Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Sidorjo, untuk legalisir sejumlah persyaratan pendaftaran Polri seperti E-KTP, KK dan Akte Kelahiran.
Pelayanan belum dimulai tetapi ratusan pelamar yang mengajukan legalisir sudah membanjiri halaman Kantor Dispendukcapil Sidoarjo di Jl Sultan Agung Nomor 23, Sidoarjo. Menurut Wahyuni, salah satu staf Dispendukcapil Sidoarjo, pukul 07.30 WIB petugas mulai mempersiapkan diri, baru pada pukul 08.00 WIB pelayanan dimulai.
”Sehari rata-rata ada 400 lebih pendaftar Polri yang ajukan legalisir tiga persyaratan itu,” jelasnya, ditemui disela-sela melayani pengambilan legalisir tiga persyaratan itu, Jum at (4/4) lalu.
Disampaikan Wahyuni, pemohon yang menyerahkan permohonan legalisir pada hari ini, maka besoknya sudah bisa diambil. Petugas mempercepat pelayanan, agar bisa segera dipakai mereka untuk mendaftar. Ada pemohon yang sangat senang karena cepat selesai, sampai memberikan imbalan pada petugas, tapi ditolak karena pelayanan ini gratis. Diperkirakan pemohon legalisir untuk pendaftaran Polri ini masih akan terus membludak, sebab batas waktu pendaftaran Polri ditutup pada 19 April.
Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Drs Medi Yulianto MSi menjelaskan, pelayanan bagi pemohon legalisir untuk pendaftaran Polri ini, sengaja ditempatkan di teras halaman Kantor Dispendukcapil, karena kalau dilakukan di ruangan dalam bisa mempengaruhi pelayanan Dispendukcapil lainnya.
Meski demikian, Medi bersyukur, karena pelayanan pada pemohon legalisir ini tak ada kendala. Pengajuan permohonan legalisir ini cepat bisa diselesaikan. Sehinggga bisa segera dipakai untuk mendaftar. Agar cepat selesai dan bisa segera dipakai untuk mendaftar, untuk menandatangani legalisir ini yang biasanya cukup hanya Sekretaris Dispendukcapil saja, tapi kali ini sampai harus ditandatangani tiga orang. Yakni Sekretaris, Bambang, Medi sendiri danĀ  Kabid Penyuluhan, Oscar Basong. ”Selama empat hari ini, untuk tanda tangan legalisir ini pernah hingga sampai pukul 11 malam,” ujar Medi, dibenarkan Sekretaris Dispenduk, Bambang. [ali]

Tags: