Peledakan Kapal Asing Tak Ganggu Stabilitas RI

10-kapalJakarta, Bhirawa
Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah untuk meledakkan dan menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia tidak bermaksud untuk mengganggu stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara, melainkan untuk penegakan hukum.
“Terkait beberapa kapal asing (pencuri ikan) yang diledakkan, kami tekankan tidak akan ada tindakan dari Indonesia yang bertujuan menagganggu keamanan ataupun kestabilan di kawasan, khususnya Asia Tenggara,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Rabu (7/1) kemarin.
Menurut dia, pemerintah Indonesia mempunyai komitmen yang tinggi dalam menjaga stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara guna mendukung pembentukan Komunitas ASEAN dan masyarakat ekonomi ASEAN.
Sementara untuk tindakan pemerintah meledakkan beberapa kapal asing yang terbukti mencuri hasil laut Indonesia, kata dia, hal itu dilakukan semata-mata untuk menegakkan hukum serta mengatasi dan mencegah aksi penangkapan ikan secara ilegal di wilayah perairan Indonesia.
Jubir Kemlu itu menyebutkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan pada 2014 menunjukkan bahwa kerugian negara akibat “illegal fishing” (penangkapan ikan secara ilegal) adalah sebesar empat miliar dolar AS per tahun.
“Bukan cuma ambil ikan kita, tetapi mereka bahan bakarnya juga yang bersubsidi, sedangkan kita tidak dapat apa-apa dari laut kita. Kita juga kehilangan pajak. Jadi, apa yang dilakukan pemerintah itu (peledakan kapal pencuri ikan) adalah penegakan hukum,” ujar dia.
Selanjutnya, terkait kapal-kapal asing yang diledakkan terutama yang berasal dari negara-negara anggota ASEAN, Arrmanatha mengatakan pemerintah selalu melakukan komunikasi terbuka dengan pemerintah negara-negara tetangga untuk mendorong upaya pencegahan “illegal, unreported, unregulated (IUU) fishing”.
“Pada dasarnya mereka mengerti bahwa ini adalah penegakan hukum. Pada dasarnya mereka sepakat untuk mengatasi ‘illegal fishing’ di kawasan,” kata dia.
Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menegaskan penenggelaman kapal asing yang menangkap ikan secara ilegal di perairan Indonesia akan terus dilakukan.
Menurut Susi, berkurangnya keberadaan kapal asing ilegal dapat membantu meminimalisasi kerugian negara. [ant.ira]

Keterangan Foto : Kebijakan pemerintah untuk meledakkan dan menenggelamkan kapal-kapal asing yang mencuri ikan di wilayah perairan Indonesia tidak bermaksud untuk mengganggu stabilitas dan keamanan di kawasan Asia Tenggara.

Tags: