Pembangunan Jembatan Srigonco Selesai, Tunjang Jalur Lingkar Selatan

Jembatan Srigonco yang menghubungkan wisata pantai di wilayah Malang Selatan dalam tahap penyelesaian. [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Selesainya pembangunan Jembatan Srigonco yang ada di wilayah Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, diharapakan nantinya mampu untuk meningkatkan jumlah wisatawan di wilayah Malang Selatan. Sehingga jembatan itu nantinya sebagai penghubung ke tempat-tempat wisata pantai, diantaranya Pantai Sendangbiru, Pantai Ngudel, Pantai Tamban, dan Pantai Balekambang,

Pengelola Wisata Pantai Balekambang Faiz Wildan, Minggu (11/3), kepada Bhirawa mengatakan, informasi yang saya peroleh dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, bahwa Jembatan Srigonco akan segera bisa dioperasikan, pada bulan april 2021 mendatang, atau sebelum Hari Raya Idul Fitri. Sehingga dengan difungsikan Jembatan Srigonco tersebut, maka akan meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan di wilayah Malang Selatan, terutama wisatawan ke Pantai Balekambang,

“Dan jalan yang menuju wisata pantai saat ini memang sudah ada, tapi kondisi jalannya sangat rawan terjadi kecelakaan, karena jalannya memiliki tikungan yang cukup tajam, serta menanjak,” ungkapnya.

Namun, lanjut dia, dengan selesainya pembangunan Jembantan Srigonco, tentunya akan mempermudah wisatawan yang akan menuju wisata pantai di Malang Selatan. Sehingga hal itu akan meningkatkan jumlah pengunjung, apalagi nanti libur panjang Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, pembangunan Jalur Lingkar Selatan (JLS) juga hampir rampung pembangunannnya. Sebab, JLS tersebut telah menghubungkan wisata-wisata pantai di wilayah Malang Selatan.

“Harapan pengelola wisata pantai, Jembatan Srigonco segera dioperasikan, dan JLS segera pula selesai dibangun. Dan jika kesemuanya sudah selesai dibangun maka perjalanan wisatawan lebih cepat menuju tempat wisata di wilayah Malang Selatan,” ujar Wildan.

Secara terpisah, Kepala DPUBM Kabupaten Malang Romdhoni mengatakan, pada bulan April 2021 mendatang, Jembatan Srigonco sudah bisa dilalui kendaraan bermotor. Dan saat ini sudah dalam finising, hanya saja masih kurang pelengkapnya atau fasilitasnya. Namun, kini sudah proses lelang, sehingga pada pertengahan bulan Maret 2021 ini akan dilakukan teken kontrak. Sedangkan untuk membangun pelengkap pada Jembatan Srigonco sudah kita anggarkan sebesar Rp 1,3 miliar.

“Nantinya, dengan sudah kita fungsikan Jembatan Srigonco tersebut, maka akan lebih menunjang pariwisata di Malang Selatan. Sehingga kini pihaknya memprioritaskan penyelesaian pembangunan Jembatan Srigonco,” ujarnya.

Menurut Romdhoni, akses jalan yang ada saat ini sangat ekstrim, dan sangat berpotensi terjadi kecelakaan. Dan agar menekan angka kecelakaan di jalan itu, maka pihaknya  memprioritaskan penuntasan Jembatan Srigonco atau masyarakat setempat menyebutnya jurang kelampok atau jurang mayit, karena jalan ekstrim.  Sedangkan anggaran untuk membangun fasilitas pada jembatan itu, berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Malang 2021.

“Jembatan Srigonco untuk mempermudah akses jalan bagi para wisatawan yang akan menuju pantai di Malang Selatan, dan jembatan itu juga memiliki safety atau tingkat keamanan bagi pengedara bermotor. Dan selesainya pembangunan jembatan itu juga untuk menunjang JLS,” papar dia. [cyn]

Tags: