Pembuka Musrembang RKPD Sampang 2022 di Kecamatan Karang Penang

Musrembang RKPD di Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang. (Lukman/Protokol Pemkab Sampang)

Sampang, Bhirawa
Hari pertama Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 digelar di Kecamatan Karang Penang, dengan tema “Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat” Senin, (8/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Yuliadi Setiawan, Perwakilan DPRD Sampang Dapil V, para Kepala OPD, Forkopimcam Karang Penang, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Tema Sentral yang dibahas pada dalam Musrenbang di Karang Penang itu “Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat”.

Camat Karang Penang Mohammad Syahrir menyampaikan ada beberapa permasalahan yang dihadapi pihaknya di wilayahnya seperti misalnya kualitas Sumber Daya Manusia yang masih rendah.

Kemudian masalah lainnya yaitu pelayanan kesehatan yang belum optimal dan kekurangan guru untuk mengentaskan pendidikan dan infrastruktur yang belum merata.

“Masyarakat yang membludak membutuhkan satu puskesmas lagi, kemudian kita juga kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan di Karang Penang,” ungkapnya.

Potensi yang ada di daerahnya ada beberapa hal mulai dari industri genteng kemudian sektor pertanian ada buah durian dan jagung.

“Beberapa potensi seperti halnya durian bisa menjadi agrowisata yang diharapkan mampu mendatangkan income sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan jika di Pasar Karang Penang sering terjadi kemacetan akibat masih adanya pedagang yang berjualan di bahu jalan.

“Tema yang diusung sangat bagus untuk pemerataan sarana dan prasarana demi mendorong pertumbuhan ekonomi di Karang Penang,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa Musrenbangcam yang dilakukan tidak ingin hanya sekedar formalitas namun benar benar merupakan usulan dari pihak desa.

Dalam dua minggu kedepan pihaknya akan berkeliling ke 14 kecamatan untuk mengetahui secara langsung usulan prioritas dari desa yang disampaikan melalui Musrenbangcam.

“Musrenbangcam merupakan kelanjutan dari Musrenbang di Desa, kita ingin mengetahui apa yang menjadi usulan dan keluhan masyarakat diketahui bersama dan di Karang Penang Industri Genteng dan Agrowisata Petik Durian akan kita kembangkan,” katanya.

Pihaknya mengakui bahwa anggaran untuk Kecamatan Karang Penang pada tahun 2020 banyak menerima anggaran namun harus direcoufusing karena adanya Pandemi Covid-19.

“Program yang terpending kita pastikan pada tahun ini akan dirampungkan, kami berharap dukungan anggota Dewan untuk bersama sama memberikan masukan dan kontroling program,” pesannya.

Mengenai tenaga pendidikan yang minim di Karang Penang, Haji Slamet Junaidi sudah berupaya untuk menekan angka perpindahan guru dari desa ke kota.

Pria yang akrab disapa Aba Idi itu berharap industri Genteng satu satunya yang berada di Sampang tepatnya di Kecamatan Karang Penang terus berkembang lebih maju.

“Kita dorong dinas terkait untuk mengajak para pengusaha genteng studi banding ke Jogja, disana ada industri yang sudah merambah ke keramik juga,” ujarnya.

Pihaknya juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan dan Puskesmas untuk melakukan jemput bola monitoring terhadap masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

“Untuk mensukseskan program itu butuh keterlibatan semua pihak mulai dari masyarakatnya, eksekutif dan legislatif agar terealisasi dengan baik,” tandasnya. [lis.adv]

Tags: