Pemeringkatan Berdasarkan Nilai Enam Mapel dan Mapel Peminatan

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) tahun 2020 memberikan tanggung jawab lebih pada sekolah. Yakni melakukan perangkingan internal bagi siswa akan mendaftar di SNMPTN dalam tahapan pendaftaran dan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Di SMAN 15 Surabaya misalnya, proses perangkingan siswa masih terus dilakukan. Berdasarkan kesepakatan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), pemeringkatan sendiri disepakati hanya menggunakan enam nilai Mata Pelajaran (Mapel). Hanya saja untuk Mapel matematika dan IPA dinilai rata-rata dengan matematika dan IPA peminatan.
“Hasil kesepakatan MKKS kemarin untuk prestasi dan minat memang tidak masuk di pemeringkatan sehingga ada standart yang sama juga,” ujar guru BK Nurmala Hayati Selasa (28/1) kemarin.
Nurmala menjelaskan, sekolah juga memiliki kebijakan tersendiri dalam mempertimbangkan siswa berprestasi, percepatan dan juga siswa pindahan. Proses ini juga berpengaruh pada penguploadan nilai dan verifikasi ke siswa.
“Untuk upload nilai kami sudah 50% dari total siswa 434 siswa. Dan hasil pemeringkatan akan diumumkan ke wali murid setelah finalisasi PDSS,” katanya.
Hal yang sama juga dikatakan Kepala SMA dr Soetomo, I Nengah Sudiana. Menurutnya, perangkingan didasarkan pada nilai siswa mulai semester I hingga semester V.
“Yang merangking dari BK, kami rangking 40% anak dari total 235 siswa yanh didaftarkan PDSS,” jelas Nengah.
Setelah dirangking berdasarkan nilai, Nengah mengungkapkan, akan mengundang orang tua untuk memastikan jurusan yang akan dipilih anak – anak dan minat siswa pada jurusan yang dipilih.
“Jadi kami bisa mengarahkan jurusan siswa sesuai nilai dan rangking mereka,” ujarnya.
Nengah juga mengungkapkan, sistem pengisian PDSS kini lancar dibandingkan awal pembukaan laman. Sehingga seluruh siswa telah diiaikan data PDSSnya.
Sementra itu, Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prof Mohammad Nasih mengungkapkan, per 28 Januari 2020, Pukul 05.30 WIB sekolah yang telah mengisi data 14.223 sekolah, sementara yang sudah finalisasi data ada 1.528 sekolah. Dan sekolah yang sudah pemeringkatan ada 952 sekolah.
“Kalau data yang sudah diisikan ada 1.566.707 siswa dan siswa yang mempunyai akun dan diisikan datanya ada 1.169.868 siswa,” urainya.
Untuk itu, pria yang juga menjabat sebagai rektor Unair ini menghimbau agar sekolah segera memverifikaso, validasi, dan finalisasi data sebelim jadwalnya berakhir pada 8 Februari 2020 pukul 23.59 WIB.
“PDSS wajib dilakukan pihak sekolah, agar siswanya dapat mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur SNMPTN,” pungkasnya. [ina]

Tags: