Pemerintah Kabupaten Bondowoso Usulkan 13 Ribu UMKM dapat Banpres

Kepala Diskoperindag Kabupaten Bondowoso, Sigit Purnomo. (Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) telah mengusulkan sekitar 13 ribu lebih Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendapatkan bantuan Presiden (Bantpres) produktif.

Disampaikan oleh Kepala Diskoperindag Bondowoso, Sigit Purnomo, Jumat (9/10). jumlah tersebut baru sebatas pengusulan dan masih belum ada yang turun. Nantinya, bantuan akan disalurkan melalui Himpunan Bank Negara (Himbara), karena realisasinya berupa non tunai. Diskoperindag dalam hal ini justru menjadi klaster terakhir.

“Jadi kalaupun itu usulan dari Dinas, nanti masuknya ke rekening. Yang verifikasi dari Kementerian,” katanya.

Menurut Sigit, proses pengusulan ribuan UMKM tersebut dilakukan secara bertahap. Yang artinya, tergantung kemampuan untuk mengentry, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Seperti diantaranya ketersediaan sarana dan prasarana. Kata Sigit, hal itu tidak mungkin semua bisa diakses dengan mudah.

“Kendala-kendala teknis untuk online kan banyak. Sampai sekarang mungkin sekitar 5 ribu data sudah kita akses,” terangnya.

Dijelaskannya, saat ini Pemerintah Daerah tengah melakukan pendataan untuk recovery ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Adapun untuk sasarannya adalah mereka yang mengalami penyusutan omset akibat pandemi Covid-19. Dalam proses pendataannya sendiri yakni, dilakukan oleh pendamping UMKM yang tersebar di 23 Kecamatan di Kota Tape ini.

Kata Sigit, upaya memulihkan ekonomi UMKM akan diawali dengan pemberian pelatihan atau pembinaan pemasaran online. Sebab selama pandemi Covid-19, penjualan produk berbasis e-commerce dianggap paling efektif untuk menjangkau konsumen. Penjualan berbasis digital dapat mendongkrak pendapatan usaha UMKM, sekaligus mempercepat pemilihan ekonomi.

Selain itu, pihaknya akan mengelontorkan bantuan pembinaan kepada para UMKM yang terdampak Covid-19, dan juga akan memberikan bantuan alat-alat produksi lainnya, yang tentunya sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelaku usaha. Hal ini untuk mendorong pelaku usaha agar produktivitasnya meningkat. [san]

Tags: