Pemerintah Pusat Nilai Pemkot Mampu Kelola Anggaran

Tri Rismaharini

Tri Rismaharini

Pemkot Surabaya, Bhirawa
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat sebagai kota yang berhasil memanfaatkan teknologi dalam pengelolaan anggaran.
Asisten Ahli Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UK4), Dema Tampubolon, menyebut penggunaan teknologi elektronik oleh pemerintah kota Surabaya sudah jauh lebih unggul dibanduingkan daerah lain.
” Surabaya sudah jauh beda dengan kota-kota lainnya karena sudah pakai elektronik semua, mulai dari musyawarah rencana pembangunan oleh masyarakat  hingga perencanaan pegawai. Kota lain masih mencoba ke arah sana tetapi belum seperti Surabaya,” tegas Dema Tampubolon Jumat (11/4/) kemarin kepada Bhirawa.
Menurutnya, selain di Surabaya, program sosialiasi tersebut juga dilakukan di beberapa daerah di Indonesia secara serentak. Dari program tersebut, nantinya bisa didapatkan gambaran seperti apa tingkat partisipasi masyarakat di tiap-tiap kota.
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan, Pemkot Surabaya sudah menerapkan pengelolaan anggaran secara elektronik sejak tahun 2003.
Di tahun itu pula, proses pelaksanaan lelang juga dilakukan secara elektronik. Pemkot Surabaya kini tidak lagi melakukan pengelolaan anggaran dengan cara cash, tetapi dengan sistem online.
Menurut Wali Kota, penggunaan elektronik dalam pengelolaan anggaran, sudah menjadi keharusan. Pemakaian sistem elektronik selain efisien dalam segi waktu, juga bisa lebih detail.
Bahkan di Surabaya, penggunaan elektronik sudah dilakukan sejak tahapan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di mana setiap masyarakat bisa memberikan usulan pembangunan. Ini karena setiap tahun, usulan masyarakat sampai 3000 usulan. Bahkan pernah sampai 10 ribu usulan.
“Kalau ndak pakai elektronik, waktu akan habis untuk administrasi saja. Dan semakin lama proses administrasi, maka akan semakin rumit. Padahal, masyarakat ndak pengen tahu bagaimana prosesnya, mereka menginginkan hasilnya seperti pengurusan BPJS dan akta kelahiran jadi lebih cepat,” jelas Wali Kota. [dre]

Tags: