Pemilihan Kepala Daerah Sidoarjo Digelar Bulan Desember 2020

KPUD Sidoarjo mengundang stake holder terkait di Kab Sidoarjo untuk persiapan jadwal dan tahapan Pilkada tahun 2020. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Pilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo tahun 2020 akhirnya ditetapkan KPUD Sidoarjo digelar pada 9 Desember mendatang.

Menurut Ketua KPUD Sidoarjo, M Iskak, itu mengacu Peraturan KPU Nomor 5 tahun 2020 tentang perubahan ketiga atas PKPU 15 tahun 2019, tentang tahapan program dan jadwal penyelenggaraan pilihan Guburnur/Wakil Gubernur, Bupati /Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota tahun 2020.

‘’Peraturan KPU ini disosialisasikan pada stake holder terkait di Kab Sidoarjo, agar mereka bisa mempersiapkan diri dengan Tupoksi masing – masing dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2020 ini,’’ ujar M Iskak, Selasa (26/6) kemarin, disela – sela mensosialisaaikan PKPU di Ruang Rapat Bakesbanpol Kab Sidoarjo.

Bagi KPUD Sidoarjo, PKPU itu menjadi acuan resmi sebagai pihak penyelenggara proses Pilkada. Sedangkan bagi Pemkab Sidoarjo, sebagai pihak yang mempersiapkan anggarannya. Yang pasti dalam Pilkada tahun 2020 telah disetujui anggarannya sebesar Rp75.9 miliar. Juga sebagai acuan TNI/Polri terkait persiapan keamanannya. Maupun dari Partai Politik, supaya bisa mempersiapkan calonnya yang akan ikut dalam Pilkada.

‘’Pendaftaran Pilkada di Sidoarjo ditetapkan pada 4 sampai 6 September 2020,’’ ujarnya.

Karena masih berada dalam Pandemi Covid-19, pelaksanaan Pilkada ini tentu saja menerapkan Protap kesehatan. Diantaranya memakai masker, pengecekan suhu badan, ada tempat cuci tangan dengan sabun dan hand sanitaizer serta protap menjaga jarak. ‘’Proses coblosan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati In sya Allah bisa dilakukan satu hari saja,’’ katanya.

Undangan yang hadir dalam sosialisasi dari Banwas Sidoarjo, Kodim 0816, Polresta, Bakesbangpol, Satpol PP Sidoarjo, perwakilan Parpol dan undangan terkait lainnya. Dalam kesempatan yang sama, diutarakan Kepala Bakesbangpol Kab Sidoarjo, Drs Mulyawan SIp MM, sebelum pelaksanaan coblosan Pilkada pada Bulan Desember nanti, pihaknya akan memasang baliho di semua titik strategis di Kab Sidoarjo.

‘’Agar warga Sidoarjo tahu kapan ada coblosan Pilkada ini. Dan mengajak masyarakat hadir dan jangan sampai Golput. Supaya angka partisipasi warga dalam Pilkada bisa tinggi. Karena kalau legitimasi masyarakat tinggi, mudah-mudahan Pemerintahan bisa kuat,’’ terangnya.

Rencana awal akan memasang sekitar 30 baliho. Namun setelah PAK, akan ditambah lagi sekitar 25 baliho. Anggarannya diambilkan pada pos – pos kegiatan yang tidak bisa terserap pada tahun ini karena ada pandemi Covid-19. Tentang tema sosialisasi Pilkada tersebut, pihaknya masih menungguh arahan rancangan dari Depdagri. Agar selain sosialisasi Pilkada, namun sosialisasi kesehatan juga bisa mengena di masa pandemi Covid 19 saat ini. (kus)

Tags: