Pemkab Blitar Segera Cairkan BLT DD ke 110 Desa

Dwi Novyanto. [Hartono/Bhirawa]

Blitar, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Blitar segera cairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) kepada 110 Desa di Kabupaten Blitar. Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blitar, Dwi Novyanto mengatakan sepanjang tahun ini program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Kabupaten Blitar tetap berjalan yang akan diberikan di 220 Desa se-Kabupaten Blitar.

“Dimana masing-masing penerima mendapat dana sebesar Rp 300 ribu perbulan,” kata Dwi Novyanto. Lanjut Dwi Novyanto, pihaknya juga sudah menerima pengajuan pencairan BLT DD sebanyak 110 desa yang sudah siap dicairkan, dimana pihaknya juga berharap dalam minggu ini sudah tuntas administrasinya.

“Untuk Desa yang sudah siap ada 110 Desa dari 220 Desa se-Kabupaten Blitar, sehingga kami harapkan segera terealisasi setelah dana turun,” ujarnya.

Selain itu dikatakan Dwi, bagi desa yang mengajukan pencairan BLD DD harus memenuhi syarat, yaitu Perdes tentang APBDes, serta Perkades tentang penerima BLT DD. Bahkan untuk Perkades BLT DD juga dilakukan verifikasi faktual, agar tidak terjadi penerima yang ganda.

“Jangan sampai ada penerima ganda, untuk itu petugas yang melakukan verifikasi juga harus teliti,” jelasnya. Tambah Dwi, diakuinya sebenarnya Perdes untuk 110 desa lainnya sudah banyak yang masuk, namun masih ada kekurangan berkas, salah satunya tentang Perkades penerima BLT DD.

“Sehingga sementara sisanya dari 220 Desa se-Kabupaten Blitar kami tahan, khususnya bagi desa yang belum lengkap, dan juga menunggu pengajuan dari desa untuk melengkapinya,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Abdul Munib, SIP juga berharap penyaluran BLT DD agar bisa tepat sasaran dan tidak terjadi penerimaan ganda yang berakibat kesenjangan dan merugikan negara.

“Untuk itu sebelum data benar-benar valid jangan diserahkan dahulu, dan juga jangan sampai ada warga yang harusnya berhak menerima justru sama sekali tidak menerima bantuan dari Pemerintah,” ujar Abdul Munib. [htn]

Tags: