Pemkab Bojonegoro Belum Ada Kepastian Kuota CPNS dan P3K

Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Aparatur, BKPP Kabupaten Bojonegoro, Joko Tri Cahyono.

Bojonegoro, Bhirawa
Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, masih belum menerima kepastian berapa kuota penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi tahun 2021.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengadaan Pemberhentian dan Informasi Aparatur, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Joko Tri Cahyono, Rabu (24/3).

Lanjut Joko Tri Cahyono menyampaikan, terkait dengan seleksi CPNS tersebut pihaknya belum menerima pengumuman secara resmi tentang berapa jumlah kuota yang akan diterima Pemkab Bojonegoro.

“Kami masih menunggu pengumuman secara resmi dari BKN terkait dengan formasi yang ada, dan rencananya informasi tersebut akan diumumkan akhir bulan Maret ini,” katanya.

Sebelumnya, BKPP Kabupaten Bojonegoro sebelumnya telah mengajukan sebanyak 1000 formasi. Dari total tersebut, 615 formasi diusulkan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 385 formasi diajukan untuk tenaga guru Pegawai Pemerintah Perjanjian Kerja (P3K).

Adapun usul formasi CPNS 2021 yang sudah diajukan melalui e Formasi ke Kementerian PAN RB sejak beberapa waktu lalu, meliputi 615 formasi yang terdiri dari Tenaga IT, Tenaga Audit dan Tenaga Unit Layanan Pengadaan (ULP).

“Sementara untuk P3K formasi yang diajukan sejumlah 385 untuk tenaga guru. Meskipun demikian, kita juga tidak bisa memastikan apakah total jumlah itu akan disetujui semua atau tidak,” ujarnya..

Jika kalau nantinya pengumuman terkait jumlah alokasi ASN untuk Bojonegoro diterima, selanjutnya BKPP akan melakukan rapat kordinasi bersama Tim Panitia Seleksi (Pansel) dan juga Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

“Kami akan gelar rakor terkait dengan persiapan dan proses perekrutan. Sedangkan untuk penentuan lokasi ujian merupakan wewenang BKN,” terangnya. [bas]