Pemkab Dorong Desa Miliki Perpustakaan Mandiri

Sekda Syaifullah saat memimpin rapat koordinasi guna mendorong semua Pemerintah Desa mempunyai perpustakaan secara mandiri. [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Guna menciptakan perluasan sarana prasarana perpustakaan di seluruh Pemerintah Desa se-Kabupaten Situbondo, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Situbondo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengembangan perpustakaan Rabu (20/11).
Rakor diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan dan desa se-Situbondo. Langkah ini dilakukan untuk mendorong setiap desa di Kabupaten Situbondo membentuk perpustakaan mandiri.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah telah membuat sejumlah terobosan bernama Program Ceria Manis. Program ini merupakan kepanjangan dari Cerdas, Ceria, Bermain dan Berimajinasi.
Sekda Situbondo, Syaifullah, usai membuka rakor mengatakan, secara teknis pembentukan perpustakaan desa bisa dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah bersama Pemerintah desa.
“Tentunya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah yang menyediakan fasilitas buku bacaan. Untuk Pemerintah Desa cukup menyediakan tempatnya,” ujar Sekda Syaifullah.
Mantan Kepala Bappeda Kabupaten Situbondo itu menambahkan, tempat perpustakaan sebenarnya tidak perlu terlalu bagus dan formal. Melainkan Pemdes yang harus piawai memanfaatkan tempat terbuka seperti kawasan wisata dan tempat bermain untuk dikembangkan sarana perpustakaan Desa. ”Nanti setiap perpustkaan desa itu harus mampu menarik minat masyarakat Kabupaten Situbondo untuk datang membaca buku buku yang tersedia,” ungkap Syaifullah.
Syaifullah menambahkan, peran perpustakaan memiliki letak yang sangat strategis karena berhubungan dengan peningkatan Sumberdaya Manusia Kabupaten Situbondo kedepan. Maka melalui Perpustakaan sebagai wahana belajar dan membaca, akan menjadi wahana pusat pengembangan potensi masyatakat pedesaan secara mandiri. [awi]

Tags: