Pemkab Lamongan Bersama DPRD Setujui APBD 2024 Rp3,4 Triliun

Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama DPRD Kabupaten Lamongan telah mengesahkan dan menyetujui Raperda Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Lamongan Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 3,4 triliun. (alimun hakim/ bhirawa).

Lamongan, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama DPRD Kabupaten Lamongan telah mengesahkan dan menyetujui Raperda Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) Lamongan Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 3,4 triliun. Ketetapan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan, Kamis (30/11/).

Secara rinci APBD Lamongan tahun anggaran 2024 yakni dari Pendapatan Daerah yang ditargetkan sebesar Rp. 3,466 trilyun. Kemudian Belanja daerah dialokasikan sebesar Rp. 3,486 trilyun, dengan surplus senilai Rp 19,3 milyar.

Sebagai penyeimbang dilakukan pembiayaan melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 100 milyar. Pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp. 80,682 milyar.

Dikatakan, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, hasil raperda APBD 2024 yang telah dilakukan pembahasan antara Badan Anggaran DPRD dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah tersebut guna tercapainya tema pembangunan Kabupaten Lamongan tahun 2024 yakni “Aktivasi Ekosistem Perekonomian Untuk Menjaga Ketahanan Ekonomi Masyarakat dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah”.

“Infrastruktur menjadi prasayarat utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui program prioritas JAMULA mampu meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas, peningkatan aksesibilitas, serta konektivitas antar wilayah maupun mobilitas masyarakat, barang serta jasa,” tutur Bupati Yes.

Sementara itu, sebelumnya dalam rangka penyusunan rencana program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kabupaten Lamongan Tahun 2024, sebanyak 13 (tiga belas) raperda telah di setujui untuk dimohonkan konsultasi dan persetujuan Gubernur Jawa Timur.

Tiga belas judul raperda tersebut, 4 (empat) diantarnya berasal dari inisiatif DPRD yang meliputi, Sistem Kesehatan Daerah, penanggulangan Prostitusi dan Perbuatan Asusila, Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Sementara 9 (sembilan) usulan lainnya berasal dari inisiatif Pemkab Lamongan meliputi, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023, Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024, APBD Tahun Anggaran 2025, Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Lamongan, Penataan dan Pengendalian Infrastruktur Pasif Telekomunikasi, Pencegahan dan Penanggulanan Kebakaran, Penyelenggaraan Jalan Daerah, Penyelenggaraan Kepariwisataan, Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2015 tentang Desa.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yes menyaksikan pengangkatan perggantian antar waktu (PAW) Anggota DPRD Kabupaten Lamongan sisa masa jabatan 2019-2024, dari Nahdiyah Kartika Agustinatas kepada Komarudin fraksi demokrat oleh Ketua DPRD kabuapten Lamongan Abdul Ghofur. Bupati Yes berharap, dilantiknya Khomarudin mampu menjalankan tugas sebagai anggota DPRD sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.

“Saya yakin saudara dapat menjalankan pengabdian dengan penuh integritas, prefesional, semangat tinggi. Sebagai anggota DPRD yang sekaligus mitra setrategis pemerintah memiliki peran penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, mengartikulasikan segala masalah, serta menghadilkan rumusan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” kata Bupati Yes.

Sependapat dengan hal tersebut, Ketua DPRD kabuapten Lamongan Abdul Ghofur, menitipkan pesan agar segera menjalankan tugas mengemban amanah masyarakat

“Segera menjalankan tugas, mengemban amanah rakyat dengan sebaik baiknya, memperjuangkan aspirasi masyarakat khusunya di daerah pemilihan saudara, menyesuaikan dengan rekan DPRD lainnya, meningkatkan kinerja DPRD, menyamakan persepsi dan membangun komitmen bersama dalam mewujudkan kejayana Lamongan yang berkeadilan,” pungkasnya. (aha.yit.hel).

Tags: