Pemkab Lamongan dan BI Kerja Hasilkan Kedelai Unggul

Foto: ilustrasi

Foto: ilustrasi

Surabaya, Bhirawa
Untuk mencegah ketergantungan Negara Indonesia terhadap impor kedelai, Pemkab Lamongan dan Bank Indonesoa ( BI) melakukan kerja bareng penanaman kedelai unggul. Hasil kerja bareng ini Kedele Gerobogan yang berasal dari Gerobogan, Jawa Tengah dan ternyata sangat menguntungkan para petani.
Sebab hasil penanaman Kedelai Varietas Gerobogan sangat menguntungkan karena usia tanamnya pendek yakni hanya 74 hari dengan produksi yang sangat besar, yakni biasanya hanya menghasilkan 1,4 ton per hektar dan kini meningkat menjadi 2,7 ton per hektarnya.
Menurut Sekdakab Lamongan, Dr H Yurohnur Efendi didampingi Kadis Pertanian Pemkab Lamongan, Aris Setiadi, disela-sela acara memperkenalkan Kedelai Varitas Gerobogan di . Desa Nglebur, Kec Kedungpring, Kab Lamonga, Selasa (22/9) kemarin.
Sedangkan Deputy BI Jatim, Syafruddin Basara menambahkan, acara ini salah Kerja bareng sebagai salah satu peran BI dalam mendukung pengembangan UMKM di Jatim dengan memperkenalkan Kedelai Varitas Grobogan yang sejauh ini sudah unggul bahkan bisa menyaingi kedelai asal USA, Argentina maupun Brazil.
Sebagaimana  disampaikan beberapa petani kedelai yang sudah mempraktekkan langsung, Riyadi, salah satu petani kedelai asal kelompok Mekar Lestari 1 Lebar Kedung Pring yang menyatakan cukup puas atas hasil Kedele Varitas Gerobogan karena waktu tanamnya yang pendek yakni 74 hari sudah panen dengan produksi kedeli yang lebih melimpah dibandingkan kedelai asal luar negeri seperti USA, Argentina dan Brazil.
‘’Kegiatan yang merupakan kerjasama antara KPw BI Provinsi Jatim dan Pemkab Lamongan (Dinas Pertanian) dengan memberikan bantuan berupa power presser, hand sprayer, pendampingan budidaya dan penguatan kelembagaan kelompok tani, serta saprotan lainnya,’’ jelas Syafruddin. [ma]

Tags: