Pemkab Lamongan Intensifkan Gropyokan Tumpas Hama Tikus

Para anggota TNI Koramil Tikung bersama ratusan petani saat menumpas tikus.[Alimun Hakim/Bhirawa]

Lamongan, Bhirawa
Pemerintah Kabupaten Lamongan semakin mengintensifkan gropyokan hama tikus yang menjadi momok petani Lamongan. Sebab, sejumlah petani di wilayah Kecamatan Pucuk dan sekitarnya masih belum berani menanam benih padi meski sudah ada hujan yang turun, karena khawatir diserbu hama tikus tersebut.
Kondisi tersebut membuat Dinas Tanaman Pangan, Holitikultora dan Perkebunan Kabupaten Lamongan terus melakukan pengendalian terhadap hama tikus. “Saat ini luas pengendalian yang sudah dilakukan dengan umpat beracun seluas 1.753 hektar, dan rodentitasida yang dipakai adalah racumin,” kata Kasubag Pemberitaan dan Media, Humas Pemkab Lamongan, Arif Bachtiar, Selasa (26/11).
Selain itu juga pemkab pemasangan rumah burung hantu. Secara keseluruhan rumah burung hantu yang telah dipasang tersebar di sejumlah desa di Lamongan sebanyak 185 rumah burung hantu. Menurut Arif, Arif Bachtiar, populasi tikus saat ini tinggi, disebabkan keseimbangan alam ada masalah, musuh alami hama tikus di alam sudah berkurang seperti ular, biawak, musang. Sehingga menyebabkan tikus sulit dikendalikan.
Sebelumnya, di masa panen lalu serangan hewan pengerat tersebut, banyak petani disejumlah wilayah di Kab Lamongan yang mengalami kurangnya hasi panen, bahkan ada yang sampai gagal panen. Terkait itu Pemkab Lamongan sudah melakukan berbagai upaya, dalam menangani hama tikus. Salah satunya adalah gerakan gropoyokan dan pemberian racun tikus pada petani di Lamongan.
“Pengendalian tikus secara mekanis bisa di lakukan dengan gropyokan, pengumpanan dan fumigasi dan harus dilakukan secara tepat waktu. Dan yang lebih penting dilakukan dengan tekun, continue dan serentak dalam satu hamparan tanaman oleh petani,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Pemkab Lamongan. Ir, Rudjito pada sejumlah awak media beberapa waktu lalu.
Maka, pintanya, gropyokan tikus harus terus dilakukan secara bersama – sama, agar hama tikus dapat dibasmi, sehingga hasil panen padi dapat maksimal.[aha]

Tags: