Pemkab Malang Berikan Tambahan Gaji Pegawai Honorer Rp 500 Ribu

Kepala BKAD Kab Malang Wahyu Kurniati [cahyono/Bhirawa]

Kab Malang, Bhirawa
Kabar gembira telah diterima ribuan orang pegawai yang berstatus tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, pemerintah setempat menaikan gaji honorer sebesar Rp 500 ribu. Kenaikan gaji honorer tersebut sudah digedok pada bulan Oktober 2020.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang Wahyu Kurniati, Selasa (3/11), kepada wartawan membenarkan, jika Pemkab Malang telah menaikan gaji pegawai yang berstatus honorer sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan kenaikan gaji honorer tersebut memang diratakan, dan kenaikan gaji itu merupakan bentuk apresiasi Pemkab Malang terhadap pegawai tenaga honorer.

“Sebab selama tiga tahun terakhir ini, belum ada kenaikan,” ungkapnya.

Sebelumnya, dia menjelaskan, seperti pegawai honorer yang berpendidikan Strata 1 (S1) memperoleh honor setiap bulan Rp 2 juta, akan naik menjadi Rp 2,5 juta. Sedangkan untuk yang pendidikan Diploma 3 (D3) yang sebelumnya menerima Rp 1,9 juta, naik menjadi Rp 2,4 juta. Dan untuk pendidikan Sekolah Menegah Atas (SMA) atau sederajat, yang seblumnya menerima honor Rp 1,8 juta, naik menjadi Rp 2,2 juta.

“Dengan kenaikan gaji honorer, maka telah membantu dalam meningkatkan ekonomi mereka. Dan gaji honorer bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang, yang dikeluarkan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” terang Wahyu.

Disebutkan, anggaran yang disiapkan untuk penambahan gaji 300 orang pegawai tenaga honorer itu dilingkungan Pemkab Malang totalnya mencapai Rp 4,5 miliar. Dan anggaran untuk menaikan gaji tenaga honorer sudah kita cairkan pada masing-masing OPD. Sedangkan anggaran sebesar itu, untuk jangka waktu tiga bulan, sejak bulan Oktober, November, dan Desember. Dan jika ada tenaga honorer yang belum terima kenaikan gaji, maka hal itu tergantung masing-masing Pimpinan OPD.

“Kami berharap agar tenaga honorer yang belum mendapatkan kenaikan gaji jangan risau. Karena bisa dimungkinkan kenaikan gaji tersebut akan diberikan secara dirapel, dan pasti kenaikan gaji itu akan diberikan,” tegas Wahyu.

Sementara itu, ada pegawai honorer dibeberapa OPD dilingkungan Pemkab Malang hingga bulan ini belum menerima penambahan gaji sebesar Rp 500 ribu. Seperti tenaga honorer disalah satu OPD yakni Anang Prakaso, jika dirinya belum menerima tambahan gaji. Padahal, Pemkab Malang sudah mencairkan uang tambahan gaji untuk tenaga honorer pada bulan Oktober 2020.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Malang HM Sanusi yang mana telah memperhatikan pegawai honorer. Dan tambahan gaji tersebut sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Karena sebelumnya, dirinya mendapatkan gaji sebesar Rp 2 juta, dan kini naik menjadi Rp 2,5 juta per bulan,” paparnya.[cyn]

Tags: