Pemkab-Pemprov Jatim Segera Suplay Air Bersih

Edy Hariyanto,SH, M.Si.[sudarno/bhirawa]

Edy Hariyanto,SH, M.Si.[sudarno/bhirawa]

Kab. Madiun, Bhirawa
Sesuai prediksi BMKG ( Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika), akibat badai El Nino, musim kemarau berakhir bulan Oktober, namun ada prakiraan terbaru  kemarau tahun 2015 bakal berkepanjangan hingga bulan Desember mendatang. Jika benar musim kemarau berkepanjangan, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Madiun dan dari Pemprov Jatim bakal mensuplay air bersih kepada warga yang membutuhkan sesuai data yang diajukan oleh dinas terkait .
“Ya, meski demikian, warga di Kabupaten Madiun tidak perlu kuatir akan kebutuhasn air khususnya air bersih. Masalahnya, dalam hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun dan Pemprov Jatim, akan mencukupi air minum dari PDAM Kab. Madiun,berapapun anggaran yang dibutuhkannya,” kata Kepala BPBD Kab. Madiun, Edy Hariyanto,SH, M.Si, setelah menghadiri sosialisas, seputar dampak badai El Nino oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Surabaya belum lama ini, kepada Bhirawa  yang menghubungi, kemarin..
Menurut Edy Hariyanto, di Kabupaten Madiun tahun 2015 hingga sekarang ini terdapat 30 desa di 5 kecamatan.Yakni, di Kecamatan Saradan 3 desa, Kecamatan Gemarang 6 desa,, Kecamatan Wonoasri 6 desa, Kecamatan Balerejo 6 desa dan Kecamatan Pilangkenceng 6 desa. Karena itu, warga diimbau untuk lebih waspada menghadapi musim kemarau yang diprediksikan berkepanjangan.
Masalah kekeringan,BPBD Kab. Madiun memprioritaskan khusus kebutuhan air bersih/minum kepada warga di Kab. Madiun khususnya di daerah kekurangan air bersih/minum karena kemarau panjang tahun ini. Sedang air bersih/minum akan disuplay air minum dari PDAM Kab. Madiun yang dananya dari dana taktis BPBD Kab. Madiun tahun 2015 ditambah bantuan dari Pemprov Jatim. [dar]

Tags: